Story cover for CALL ME PSYCOPATH by Fatimhazhr_
CALL ME PSYCOPATH
  • WpView
    Membaca 10,053
  • WpVote
    Vote 357
  • WpPart
    Bab 8
  • WpView
    Membaca 10,053
  • WpVote
    Vote 357
  • WpPart
    Bab 8
Lengkap, Awal publikasi Mar 07, 2017
Karena dinas yang berpindah pindah, Keluarga fanissa pun harus pindah ke jakarta. Namun, ia merasakan hal hal ganjil di kisaran daerahnya, sebab dia termasuk anak indigo.

Di tambah sekolahnya yang tidak kalah menyeramkan dan teman teman yang asing baginya. Di lain sisi, ada seorang teman yang ia curigai sebagai PSIKOPAT. 

Dan semua membuat ia terjerumus ke dunia Gaib, dan berteman dengan makhluk halus di rumahnya.

Apakah fanissa sanggup dengan semuanya?
Apakah ia yang akan bunuh oleh temannya? 

Ikuti kelanjutannya di Kisah ini ⬆⬆⬆
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan CALL ME PSYCOPATH ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#924mystery
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Rumah Bercat Putih cover
Hantu Bergaun Putih cover
My Girlfriend is a Ghost  cover
Kutukan Tumbal cover
Mythology Universe (1) : HIRAETH cover
Good Killer [Completed] cover
Bayangan di Balik Sekolah cover
Hana's Indigo (True Story) ( Repost Ulang Sampai Tamat ) cover
Wisata Di Alam Gaib cover

Rumah Bercat Putih

22 bab Lengkap Dewasa

Mempunyai rumah yang indah dan nyaman adalah idaman bagi semua orang, tapi bagaimana jadinya jika rumah yang kita tempati itu, rupanya tidak seindah dan senyaman seperti apa yang kita bayangkan Berangkat dari sebuah kisah yang menceritakan tentang sebuah keluarga yang pindah dan menetap di sebuah desa di jawa barat, yaa..sebut saja keluarga tersebut dengan nama keluarga dirja, sebuah keluarga yang telah dikarunia dengan tiga orang anak, pekerjaan pak dirja yang bertugas sebagai pengawas perkebunan telah mengantarkannya singgah ke berbagai daerah dalam rangka mengawasi perkebunan dan salah satunya adalah desa yang berada di jawa barat ini " jadi rumah sebesar ini bapak beli dengan harga yang murah...?" Pertanyaan yang terlontar dari mulut samsudin sepertinya merupakan sebuah awal dari prasangka buruk akan masa lalu yang kelam dari rumah yang telah dibeli pak dirja dari salah seorang sahabatnya, hingga akhirnya seiring dengan berjalannya waktu, prasangka buruk samsudin tersebut mulai menjadi kenyataan, hal ini ditandai dengan terjadinya berbagai macam kejadian menyeramkan di rumah tersebut