Teka -Teki

Teka -Teki

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 3, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Siapa sangka seorang cowok yang notabenya gengsi, dingin, sombong, anti sosial sama cewek itu bisa jadi seseorang yang bahkan sahabatnya sendiri gak tau kalo tuh cowok punya sisi yang sangat-sangat hangat, humoris dan peduli dengan seseorang. Yah itu dia Adit Gaizhan Arkam. Dia sangat peduli dengan Aretha Adia Rawnie bahkan dia tidak tau bahwa dia jatuh hati dengan cewek tersebut. Sampai suatu ketika ada sesuatu hal yang membuat Izha makin ingin mendapatkan hati Etha.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inside You
  • DAKSA [END]
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)
  • TENTANG RENATA. TERBIT
  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • 90 Day's
  • ARFANAZ (COMPLETED✓)
  • MY SUNSHINE

"Coba Atha tebak, apa yang jauh di mata tapi dekat di hati?" "Usus." "ATHAA!" ___ Begitulah Atha di mata Netha. Serius, dingin dan kaku. Jika Netha selalu mengejar Atha, maka Atha selalu mengejar uang. Jika Netha selalu mencintai kehadiran Atha, maka Atha selalu mencintai pelajaran hitung-hitungan. Jika Netha selalu berambisi mengejar untuk mendapatkan Atha, maka Atha selalu berambisi untuk mengejar cita-citanya. Netha dan Atha. Keduanya bagaikan langit dan bumi, Yin dan Yang serta air dan api. Sedikitpun tak ada celah bagi Netha untuk mendapatkan Atha dalam hidupnya, Atha yang selalu melihat ke depan, Atha yang selalu bergerak maju tanpa memerhatikan sekelilingnya membuat Netha harus mengejar sosok itu dengan cepat. Hingga pada akhirnya Netha berhasil menghadang jalan Atha, gadis itu menjulurkan tangan agar dapat berjalan bersama-sama namun ditepis dengan cepat oleh Atha. "Lo tahu? Rasa lo itu cuma sekedar ambisi buat ngedapatin gue. Gue enggak mau buang-buang waktu buat ngeladenin orang kayak lo." -Atha Adithya- "Kamu selalu jalan ke depan, natap ke depan, buru-buru tanpa mencoba menikmati setiap momen di samping kamu. Memangnya di depan ada apaan sih?" -Netha Fanindita-

More details
WpActionLinkContent Guidelines