Story cover for Spring Day by kxsnfy
Spring Day
  • WpView
    LECTURAS 167
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 167
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 2
Concluida, Has publicado mar 07, 2017
*Neul Ah POV*
Saat itu sedang turun musim salju, sungguh udara di seoul sekarang menjadi dingin. Aku, Jeon Neul-Ah seorang siswi yang sedang libur sekolah karna musim dingin ini. Aku mencoba untuk membuka mataku, tetapi sangat susah sekali, rasanya aku ingin menikah saja dengan kasur, selimut dan para bantalku yang memberiku kehangatan ini. Tiba-tiba.. 
"Neul Ah!!  Cepatlah bangun!! Cari pekerjaan untuk membiayai hidup kita!! ". Teriak Jungkook dari bawah rumah, ntahlah dia jam segini sudah bangun, biasanya juga masih tidur hfffttt.. Yaa, jungkook adalah adikku satu-satunya, kami hidup sebatang kara, karena orang tua kami meninggal akibat kecelakaan pesawat yaa...,yang sebenarnya bukan karna kecelakaan pesawat sih. 
"Yak! Jeon Jungkook! Bisakah kau sopan sedikit terhadap kakakmu ini?! ,dan kau apa-apaan menyuruhku untuk mencari kerja?! Kau saja sana yang mencari kerja!! " teriakku tidak mau kalah darinya. Akupun melanjutkan tidurku lagi. 
Tiba-tiba saja ada yang membuka pintu kamarku..
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Spring Day a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
𝙷𝚒𝚛𝚊𝚎𝚝𝚑 (chaesoo-COMPLETED )  de soosmrk
6 partes Concluida
𝘐𝘯𝘪 𝘬𝘪𝘴𝘢𝘩 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘊𝘩𝘢𝘦𝘺𝘰𝘶𝘯𝘨, 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢 𝘱𝘦𝘯𝘺𝘦𝘴𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘩𝘢𝘥𝘢𝘱 𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪𝘯𝘺𝘢, 𝘒𝘪𝘮 𝘑𝘪𝘴𝘰𝘰. [] [] [] [] [] "Aku tidak menyangka kau hidup bersama kenangan itu selama 3 tahun, Nona." Aku tersenyum pahit pada Koh botak di depanku yang terlihat tidak percaya dengan penuturanku. Memainkan jari di cangkir yang kupegang, aku menghela napas panjang. "Aku sangat menyesal," ucapku menunduk pada teh yang terlihat masih panas dengan asap mengepul. Satu tanganku merapatkan jas yang kupakai sebelum kembali menatapnya. "Tapi setidaknya aku senang bisa mengetahui satu hal selama aku tinggal bersama kenangan istriku." Aku menambahkan dengan senyuman kecil. Koh botak itu terlihat menunggu ucapanku selanjutnya. Menyesap teh di tanganku perlahan, kemudian menaruhnya di meja. "Istriku mungkin tidak mengenalku. Tapi dia selalu ingat perasaan cintanya padaku." Aku yakin itu. Seyakin senyuman yang pria ini tampilkan saat menatapku kagum di kursi seberang. "Senang mendengarnya, Nona." Aku terkekeh. Mengingat tujuan awalku menemuinya di sini, aku melepas pangkuan kakiku dan menegakkan tubuh. Menatap serius padanya. Kembali berbicara setelah sebelumnya berdeham kecil. "Aku tidak tau kapan waktunya tapi ..." Dia menatapku tenang, siap mendengar permintaanku. "Apakah aku bisa minta tolong sekali lagi?" Dan dengan begitu, dia tersenyum penuh arti padaku. [] [] [] [] [] ©opy ®ight a™ B©@
O.V.E.R.D.O.S.E ( BTS X EXO ) - Tamat - de mamaderra
143 partes Concluida Contenido adulto
Sudah tamat dengan 140 Chapter 🙌 Entah apa yang membuat mereka begitu menyukaiku yang hanya seorang anak yatim piatu yang selalu bekerja keras untuk menghidupi kehidupanku. " YAH JEON MIRA!! DIMANA KEMEJAKU??!" teriak Baekhyun. Aku yang sedang merapikan dasi yang dipakai Sehun langsung berlari menghampiri Baekhyun yang sudah melepaskan bajunya dengan telanjang dada. Yah pemandangan begitu awalnya saja membuatku canggung namun lambat laun aku sudah terbiasa. " yah Baekhyunee apa kau tidak bisa membaca?! bukankah sudah kutuliskan semua baju yang harus kau pakai dari perform pertama hingga terakhir..?" ucapku sambil membantu memakaikan kemeja itu. " yah Jeon Mira untuk apa aku membayarmu kalau kau hanya diam saja?" ucapnya sambil menahan tawa. Aku melotot padanya terdengar suara Minseok-oppa menertawakan ucapan Baekhyun. Ingin sekali aku mencekiknya hingga tak bernafas namun aku sadar sebelum nafasnya terhenti pasti aku yang akan lebih dulu tak bernafas karena dibunuh oleh fans Baekhyun yang menyerbuku. " seingatku aku hanya dibayar untuk jadi guru privat bahasa inggris kalian, bukan untuk jadi assisten managermu!" ucapku sambil membetulkan dasi milik Jongin. Ledakan tawa dari member lain pun terdengar. " Jeon Mira, cocok dengan Jeon Yeon Suk.." ucap Yeon Suk Manger kedua dari EXO tiba-tiba dari belakang badanku yang membuat wajahku merah padam. Tiba-tiba Kim Jongin merangkul pinggulku, " yah Hyung kau tidak bisa menikah dengan orang yang bermaga sama denganmu!" ucap Jongin yang sekarang ikut-ikutan para Hyungnya berpura-pura memperebutkan aku. " tentu bukan denganmu juga Kim Jongin, tapi dengan Kim Jongdae!!" ucap Jongdae sambil merangkul bahuku dari belakang.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
𝙷𝚒𝚛𝚊𝚎𝚝𝚑 (chaesoo-COMPLETED )  cover
SETTLE || JeongKook cover
O.V.E.R.D.O.S.E ( BTS X EXO ) - Tamat - cover
STEP-BOYFRIEND cover
BestFriend [REVISI] - BTS BROTHER (END) cover
WHY DOES MY BROTHER HATE ME?  [REV] √ cover
DIVIDED LOVE cover
AYAH cover
Eclipsed by Love cover
Feeling (Jjk - Iny) [Complete] cover

𝙷𝚒𝚛𝚊𝚎𝚝𝚑 (chaesoo-COMPLETED )

6 partes Concluida

𝘐𝘯𝘪 𝘬𝘪𝘴𝘢𝘩 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘊𝘩𝘢𝘦𝘺𝘰𝘶𝘯𝘨, 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢 𝘱𝘦𝘯𝘺𝘦𝘴𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘩𝘢𝘥𝘢𝘱 𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪𝘯𝘺𝘢, 𝘒𝘪𝘮 𝘑𝘪𝘴𝘰𝘰. [] [] [] [] [] "Aku tidak menyangka kau hidup bersama kenangan itu selama 3 tahun, Nona." Aku tersenyum pahit pada Koh botak di depanku yang terlihat tidak percaya dengan penuturanku. Memainkan jari di cangkir yang kupegang, aku menghela napas panjang. "Aku sangat menyesal," ucapku menunduk pada teh yang terlihat masih panas dengan asap mengepul. Satu tanganku merapatkan jas yang kupakai sebelum kembali menatapnya. "Tapi setidaknya aku senang bisa mengetahui satu hal selama aku tinggal bersama kenangan istriku." Aku menambahkan dengan senyuman kecil. Koh botak itu terlihat menunggu ucapanku selanjutnya. Menyesap teh di tanganku perlahan, kemudian menaruhnya di meja. "Istriku mungkin tidak mengenalku. Tapi dia selalu ingat perasaan cintanya padaku." Aku yakin itu. Seyakin senyuman yang pria ini tampilkan saat menatapku kagum di kursi seberang. "Senang mendengarnya, Nona." Aku terkekeh. Mengingat tujuan awalku menemuinya di sini, aku melepas pangkuan kakiku dan menegakkan tubuh. Menatap serius padanya. Kembali berbicara setelah sebelumnya berdeham kecil. "Aku tidak tau kapan waktunya tapi ..." Dia menatapku tenang, siap mendengar permintaanku. "Apakah aku bisa minta tolong sekali lagi?" Dan dengan begitu, dia tersenyum penuh arti padaku. [] [] [] [] [] ©opy ®ight a™ B©@