Marry and Me

Marry and Me

  • WpView
    Reads 41,066
  • WpVote
    Votes 2,485
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 3, 2018
Hanyalah orang kedua yang tidak pernah di utamakan. Karena tidak juga memiliki keturunan, Naina memutuskan untuk meminta suaminya, Bram menikah lagi untuk menghadirkan seorang anak di keluarganya. Juga karena tuntutan orang tua Bram yang ingin memiliki cucu. Awalnya Bram menolak keinginan konyol Naina, namun pada akhirnya ia menerima karena begitu besar rasa cintanya untuk Naina. Naina menikahkan Bram dengan sahabatnya sendiri, Leena. Leena adalah perempuan dari keluarga kecil yang bisa dibilang selalu sial dalam persoalan pria. Sama dengan Bram, Leena menolak keras permintaan Naina. Baginya itu sangat konyol dan sama saja dengan merusak rumah tangga orang lain. Tapi karena umur yang sudah tidak muda lagi, dengan keinginan orang tua Leena agar anak sulung mereka menikah, dan demi kebahagiaan Naina, dengan berat hati Leena menerima. Tidak ada cinta, tidak ada keinginan, hanya sebuah tanggung jawab untuk membahagiakan satu orang. Leena merasakan pahitnya sebuah pernikahan sebagai istri kedua. Istri yang tak pernah bisa di katakan sebagai istri. "Karena menjadi yang kedua tak pernah mengenakkan."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Binar yang Tak Selaras
  • Jar of Hearts ( Versi Terbit Diandra's Marriage )
  • My Story (WMatsui and JuriMayu)
  • Istri Pengganti ( TAMAT DI INNOVEL)
  • [TERBIT] Covered In You
  • SHADOW ( Selesai)
  • #1 | Love in Chaos [Sudah Terbit]
  • MEANT TO BE  [TAMAT]
  • Marriage With Benefits (Tamat)
  • CINTA TAK TERARAH

Narina harusnya tahu bahwa lelaki yang mengambil figur sebagai suaminya itu tidak pernah sedikit pun berbelas kasih kepadanya. Ia juga harusnya cukup menyadari bahwa keberadaannya tidak akan sanggup untuk mengisi kerumpangan yang lelaki itu tak ingin genapi. Namun pada tatapan mata Sagara, Narina tenggelam. Bukan oleh kedalaman, melainkan oleh ketidaksesuaian yang menawarkan keamanan. Mereka tak selaras dengan tuannya. Seakan menyimpan bahasa yang tak akan fasih diterjemahkan. Ia ingin berteduh di sana. Bukan karena terlalu lelah, tetapi karena untuk pertama kalinya, ada seseorang yang tidak tergesa-gesa membacanya, dan itu cukup membuatnya ingin tinggal sedikit lebih lama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines