Perhaps Soulmate (End) ✔

Perhaps Soulmate (End) ✔

  • WpView
    Leituras 142,427
  • WpVote
    Votos 5,735
  • WpPart
    Capítulos 21
WpMetadataReadConcluída dom, abr 22, 2018
"Cantik!" Ucapnya tiba-tiba. Darahku berdesir kencang. Belum sempat menstabilkannya tangannya sudah menyentuh pipiku mengelus lembut menggidikkan bulu kuduk. Apa ini? Merasa aneh dengan ketidakwajarannya. Bukan rasa senang mendapatkan pujian darinya melainkan ketakutan karena pujiannya bagiku adalah kecaman. Mematung tanpa bisa berkutik yang bisa kulakukan hanyalah mengatup-ngatupkan kelopak mata lantaran heran. "Wajah cantik ini yang membuatku tergila-gila. Aku sangat mencintaimu hingga rela mempertaruhkan segalanya hanya demi mendapatkanmu." Yah, meski dengan cara licikmu itu! Batinku tak sanggup hanya diam mendengar ucapannya. Aku masih ingat semua yang kamu lakukan padaku. Bagaimana bisa melupakannya sementara rasa sakit di hatiku ini tak kan pernah bisa terobati.
Todos os Direitos Reservados
#17
tegas
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Terlanjur Resepsi
  • EDAMAME [TAMAT]
  • DENTING  [Revisi]
  • Bertemu Denganmu [TAMAT]
  •  Cuman Kebetulan
  • Elio's Obsession [END]
  • psychologycal
  • Pelangi yang Telah Lama Hilang

Kiran Mahesa, bujang lapuk yang ditinggal nikah oleh para adiknya. Diusia nya yang menginjak 32 tahun, dia sudah kebal digosipin disana sini. Dia nggak mau ambil pusing, selama makan nya cukup, gaji nya nggak dipotong dan cicilannya lancar. Dia bodo amat mau digosipin apa aja. Tapi berbeda jauh dengan sang ibu, yang semakin lama semakin khawatir karena anak sulung nya itu nggak menunjukkan tanda-tanda ingin beristri. Alhasil sang ibu semakin gencar mempromosikan anaknya kesana kemari. Terhitung sudah lebih dari 20 kali dia mengikuti kencan buta. Tapi semua yang mendekati Kiran nggak pernah bertahan lama. "Jangan kelamaan lajang, ntar expired." Ceramah bocil kemaren sore yang dulu nya doyan nongkrong di empang rumahnya. "Anak kecil gausah banyak omong." Balas Kiran cuek. "Aku udah gede ya, bang. Udah 23 tahun. Udah bisa jadi bini orang." Sungut perempuan tersebut kesal. Kiran melirik keatas dan kebawah secara seksama. Kemudian terkekeh pelan. "Nggak tuh, masih kecil." "SETAN!" *** Start : Sept 2023

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo