THEOPHILIA

THEOPHILIA

  • WpView
    Reads 936
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 4, 2017
Apakah waktu membiarkannya harus berpikir lebih dari dua kali, hatiku tak ingin lagi berkelana, aku telah dipasak oleh beberapa rindu. Dari sekian banyak waktu untuk memikirkannya. Ia seperti resolusi segala hal akan cinta. Membentuk sel-sel rindu di setiap aliran darahku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐃𝐔�𝐊𝐀 ✔
  • Ketaksaan Cinta ✔️
  • Karena Kamu Rumahnya
  • EPIPHANY
  • MAHENDRA
  • Ilusi
  • LEITHLEACH
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • MY MJ (End)

Rasa rindu dalam hati... Ada kalanya kita merasa lelah akan semua masalah dalam hidup. Ada kalanya pula kita terlalu berbahagia dengan apa yang sudah berhasil kita raih. Namun, apakah semua itu cukup untuk menghentikan rasa rindu ini? Rindu yang kapan saja menyiksa hati. Rindu yang kapan saja selalu menorehkan luka. Kehilangan adalah pelajaran paling penting yang kita raih setelah menyia-nyiakan. Bukan ingin sok pintar atau sok memahami, namun apakah kita pernah menyadari saat perlahan seseorang yang kita sia-siakan pergi? Apakah kita bisa mengetahuinya secara langsung dan menghentikannya? Jawabannya tidak. Hanya satu yang harus kita tahu... Hati memang pemilih dan pemilik mental terbaik. Namun jika sekali saja tertoreh sebuah luka di dalamnya, maka sampai kapan pun luka itu tidak akan pernah sembuh. Sekuat apapun berusaha dan sekuat apapun kita menyembuhkannya. Hingga pada akhirnya, air mata pun tidak bisa lagi menggambarkan rasa sakit itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines