Berdamai Dengan Luka

Berdamai Dengan Luka

  • WpView
    Reads 349
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Sun, Sep 23, 2018
Kadang kita tidak bisa menerima luka yang tergores. Dan kadang juga mungkin lebih bisa menerima luka dari orang lain daripada orang terdekat kita sendiri. Memaafkan dan melupakan? Bukankah hal itu mustahil disaat luka itu benar2 terjadi. Butuh waktu lama untuk membuat nya perlahan sembuh. Sama seperti yang di alami 3 sahabat ini. Luka dan keadaannya memaksa mereka untuk bangkit dan menjalani hari2 seperti biasa. Akankah mereka bisa berdamai dengan luka?
All Rights Reserved
#348
penyesalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • BINA
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Happy Is Bulshit
  • Tears Of Sincerity [TERBIT ✓]
  • Paradise
  • Rachel (SELESAI)
  • HOME FOR WOUNDS
  • Breathe

Kepergian dua orang yang paling disayang olehnya memberikan kekosongan yang panjang dalam hidup Fajar. Ketika orang-orang yang berhubungan dengan kejadian itu sanggup menjalani kehidupan normal, waktu seolah berhenti berputar hanya untuk Fajar sendiri. Tidak ada perasaan yang lebih buruk selain ingin menghilang tiap kali terbangun dari tidur. Insiden di sekolah yang menjadikannya sebagai tersangka utama semakin memperburuk keadaan. Rumor dan perundungan terus datang kepadanya. Sampai akhirnya Fajar bertemu dengan orang yang memiliki nama yang sama dengan teman masa kecil yang tidak bisa dilupakannya, Marun. Semua luka lama itu seolah ditarik paksa kembali untuk diingat. Kehadiran gadis itu begitu mengusiknya sampai titik dimana Fajar merasa terancam dan kehidupannya yang memang sudah kacau balau menjadi tambah runyam. Segalanya menjadi lepas kendali dan Fajar hampir kehilangan keseimbangan jika saja Marun tidak meraih tangannya. Hanya saja gengaman itu membuatnya takut... Satu yang Fajar tak paham, uluran tangan itu bukan untuk menghancurkannya, melainkan untuk menyatukan kembali kepingan hatinya. --- I don't have anything to say. I don't have anything to do. I don't have anything to hold. I don't have someone to love. I don't have place to call home... I'm breathing but I'm not sure that I'm alive. --- ⚠️TRIGGER WARNING! Depresi, Post Traumatic Stress Disorder, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, Explicit Content. . ‼️Jika kalian membaca cerita ini di platform lain SELAIN WATTPAD, kalian kemungkinan besar beresiko terkena serangan MALWARE. Bacalah cerita original dengan aman HANYA DI WATTPAD👇🏻 https://www.wattpad.com/story/90365521?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=WidyaSyala&wp_originator=dtbvn2l94bpK%2Fyj9nO7JQPJuJ14RcfZx%2Fu6ok%2Fx7aV3%2FyqNzXbmW8CFFyYxQsTis%2FMC53ppiK2w1Wv8XfGMyCJdzPl1N85A5kvSja87SJFFXILqNHmDhDLgRYhnmeEVK

More details
WpActionLinkContent Guidelines