Story cover for DIVERGENT by harapie
DIVERGENT
  • WpView
    Reads 339
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 339
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Mar 08, 2017
Mature
"Untung elo kaya brownies keliatan enak, gurih dan manis. coba kalau bandot tua! udah gue tendang sampe tu pantat semok lo ledes" Ucap Kiya dengan wajah garang nya menatap Reven penuh Ancaman 

Namun Reven yang di tatap seperti itu hanya mengangkat bahu tak peduli,  lalu melangkah melewati Kiya dengan wajah tanpa ekspresi nya

Kiya menganga tak percaya

"YAALLAH, KAYANYA KIYA BANYAK DOSA" 

"KECANTIKAN KIYA UDAH LUNTUR SAMPE DI CUEKIN GINI SAMA BERONDONG!" 

"KIYA KESEL" 

"KIYA GAK IKHLAS DAN GAK RELA" 

"POKONYA BESOK KIYA BAKAL SANTET COWOK ITU"

"BERONDONG SIALAN" 

Kiya terus mengoceh membuat sang adik yang ada di depan pintu mengerutkan kening nya bingung

"Hadeuh. si KIYAmat kumat lagi deh kan kejiwaan nya, Yaallah Dosa apa ya gue punya kakak yang kelakuan nya absurd gini, bikin malu" keluh Nathan

"Untung tetangga masih pada ikhlas nampung si Kiya di komplek ini" gumamnya lagi, lalu dia beralih pada Ibu-ibu yang menatap ke rumah nya dengan wajah penasaran mereka, 

Nathan tersenyum, sebagai rasa permintaan maaf, Yang malah di balas kedipan genit para ibu-ibu berseragam Daster
All Rights Reserved
Sign up to add DIVERGENT to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
ADIKARA ELUSIF by blackcurrantbery
48 parts Ongoing
Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
Amor Eterno  by Sa_ra_da22_620Nakata
4 parts Complete
"Lo mau hubungan kita jadi kayak apa, Harlen?" Qila menghentakkan tangan pria itu, lalu menoleh cepat dengan sorot mata tajam. Suaranya bergetar-bukan karena takut, tapi karena menahan amarah yang sudah terlalu lama disimpan. "Aku... aku pengin hubungan kita jadi lebih serius," jawab Harlen pelan, nadanya seperti memohon. "Serius?" Qila tertawa miris. "Serius kayak gimana? Kayak lo yang tiba-tiba udah punya tunangan tanpa bilang apa-apa ke gue?" Harlen terdiam, tak sanggup membalas. "Atau lo mau gue jadi simpanan, gitu? Tapi sayangnya, Harlen, gue bukan cewek murahan kayak gitu," lanjut Qila sambil memutar bola matanya, malas sekali menatap wajah pria di hadapannya. "Bukan gitu maksud gue..." Harlen mencoba meraih tangan Qila lagi, tapi kali ini pun langsung ditepis. "Gue capek dengar omongan lo yang manis-manis tapi ujung-ujungnya nyakitin. Lo bilang pengin serius? Lo bilang pengin perkenalin gue ke orang tua lo? Please, Harlen. Udah telat." "Qila, tolong dengerin dulu..." "Cukup." Qila menarik napas dalam-dalam, menahan emosi yang hampir meledak. "Ini terakhir kalinya kita ketemu. Setelah ini, gak akan ada lagi 'kita'. Gak sengaja ketemu pun, gue harap itu gak akan pernah kejadian. Gue muak liat muka lo." Langkahnya cepat, pergi meninggalkan Harlen yang masih berdiri mematung di tempat. Tapi Harlen belum menyerah. "Qila! Tunggu, dengerin dulu!" Namun Qila tetap berjalan, masuk ke dalam taksi yang sudah menunggunya di pinggir jalan. "Jalan, Pak," ucapnya pada sopir. Taksi pun mulai melaju. Dari kaca belakang, bayangan Harlen terlihat masih mengejarnya, berteriak, memanggil namanya. "QILAAAA!" Tapi Qila tak menoleh. Tatapannya lurus ke depan, seolah tak ada apa pun di belakang yang layak dilihat kembali. Dalam hati, ia berbisik, Maaf, Harlen... tapi kali ini aku benar-benar udah gak sanggup.
KIARILHAM【END】  by uqmanalofficial_
25 parts Complete
Sudah terbit menjadi ebook, tersedia di Google Playstore/Playbook! Sebagian part di hapus demi kepentingan penerbit! ᴬʷᵃˡⁿʸᵃ ⁿᵍᵍᵃᵏ ᵐᵉⁿᵃʳⁱᵏ, ᵃʰ? ᴱʰ ᵏᵃᵗᵃ ˢⁱᵃᵖᵃ? ᴮᵉˡᵘᵐ ᵇᵃᶜᵃ ˢᵃᵐᵖᵃⁱ ᵇᵉᵇᵉʳᵃᵖᵃ ᵖᵃʳᵗ ⁿⁱ ᵒʳᵃⁿᵍ, ᵖᵃⁿᵗᵉˢᵃⁿ ᵃʲᵃ ⁿᵍᵍᵃᵏ ᵐᵉⁿᵃʳⁱᵏ. ᵂᵏʷᵏʷᵏ **** Hanya tentang anak remaja yang mempunyai masalah cinta di sekolah. Kiara yang harus ditakdirkan memiliki rasa suka dan cinta kepada cowok dingin, cuek, dan jahat kepada dirinya dulu. Namun, entah kenapa sikapnya yang dulu itu tak membuat Kiara membenci Ilham? Malahan ada benih-benih asmara yang mulai tumbuh diantara mereka berdua. "Setelah sekian lama gue menanti, akhirnya lo milik gue!" Kiara tersenyum gembira, berjingkrak-jingkrak senang di kamarnya. "Mulai hari ini dan seterusnya lo milik gue, Kiara!" hubungan mereka tidak lama pun kini harus berakhir karena kesalahpahaman yang fatal. Kiara berteriak ketika Ilham mendekatinya, setelah mengetahui sifat buruk dari cowok ini. Kiara enggan lagi untuk mendekati cowok br*ngsek yang ada disekitarnya. "Lo bohong!" "Enggak Kia, semua itu fitnah okay. Kamu jangan percaya sama perkataan orang lain yang buat kamu jadi kayak gini." "Ada buktinya ini kok." •• Beberapa hari kemudian, kecelakaan pun terjadi. Setelah pertengkaran dan semua masalah yang Ilham alami. Kini ia harus merelakan satu orang lagi di dunia ini setelah kehilangan Ibunya. "Ini salah gue, maaf!" Siapakah orang itu? **** PLAGIAT HARAP MENJAUH‼️ AWAS BAPER ‼️ MOHON UNTUK TIDAK DITIRU ADEGAN DI DALAM CERITA‼️ ©uqmanalofficial_
You may also like
Slide 1 of 10
ADIKARA ELUSIF cover
She is fake nerd?✔(Proses Revisi) cover
AZELLO [END] cover
Amor Eterno  cover
JEAN cover
GEOCEAN [END] cover
KIARILHAM【END】  cover
GAVILEON [END] cover
CLAUSTRUM || End✓ cover
KAIREL [END] cover

ADIKARA ELUSIF

48 parts Ongoing

Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25