"Untung elo kaya brownies keliatan enak, gurih dan manis. coba kalau bandot tua! udah gue tendang sampe tu pantat semok lo ledes" Ucap Kiya dengan wajah garang nya menatap Reven penuh Ancaman
Namun Reven yang di tatap seperti itu hanya mengangkat bahu tak peduli, lalu melangkah melewati Kiya dengan wajah tanpa ekspresi nya
Kiya menganga tak percaya
"YAALLAH, KAYANYA KIYA BANYAK DOSA"
"KECANTIKAN KIYA UDAH LUNTUR SAMPE DI CUEKIN GINI SAMA BERONDONG!"
"KIYA KESEL"
"KIYA GAK IKHLAS DAN GAK RELA"
"POKONYA BESOK KIYA BAKAL SANTET COWOK ITU"
"BERONDONG SIALAN"
Kiya terus mengoceh membuat sang adik yang ada di depan pintu mengerutkan kening nya bingung
"Hadeuh. si KIYAmat kumat lagi deh kan kejiwaan nya, Yaallah Dosa apa ya gue punya kakak yang kelakuan nya absurd gini, bikin malu" keluh Nathan
"Untung tetangga masih pada ikhlas nampung si Kiya di komplek ini" gumamnya lagi, lalu dia beralih pada Ibu-ibu yang menatap ke rumah nya dengan wajah penasaran mereka,
Nathan tersenyum, sebagai rasa permintaan maaf, Yang malah di balas kedipan genit para ibu-ibu berseragam Daster
Leon adalah seorang remaja maniak susu kotak rasa coklat, mottonya adalah hidup tenang dan bebas.
Suatu hari saat dia menunggu bus yang akan mengantarkannya ke sekolah. Bus itu akhirnya datang, benar-benar datang kepadanya. Lebih tepatnya menabrak tubuhnya yang tengah berbaring di kursi halte.
Entah bagaimana Leon pindah ke raga seorang remaja bernama Gavileon yang lebih muda 2 tahun darinya. Sayangnya keluarga Gavi sama sekali tak peduli dengan anak itu dan bersikap acuh, bahkan tak jarang melontarkan kata kasar.
"Kehidupan sebelumnya gue nggak punya orangtua, eh sekarang, sekalinya punya malah bukan spek manusia yang nggak punya hati. Kurang kasihan gimana lagi coba gue?"
BUKAN cerita BXB
Follow sebelum membaca!
Hargai setiap part dengan vote dan komen!