We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
I Don't Love You...

I Don't Love You...

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 29, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Amira dwisiska putri, 17 tahun dan friendly pada banyak orang, tak terkecuali Dewantara Hermadito. Anggaplah ini kisah klasik, namun bukanlah kisah klasik yang harus ditangisi. Ketika mencintai dengan ikhlas, tanpa kebutaan. Ketika bahagia mencintai seseorang, itu adalah cinta sesungguhnya, walau harus ditempuh dengan kesedihan yang tak perna dianggap ada. Biarlah kisah klasik ini cukup menjadi kisah, bukan nyata. Walau nyata, biarkan berjalan seiring waktu, seperti air terjun yang jatuh bebas tanpa pesan, jatuh bebas tanpa pamit, dan jatuh dengan senyuman yang sebenarnya. Namun, bisakah semuanya tetap bertahan ketika cinta itu terus tumbuh.. Dan harus terus berkata, aku tidak mencintaimu... Sungguh
All Rights Reserved
#72
sahabatjadicinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Cinderella (Sudah Ada Di Toko Buku)
  • DESA PUNYA CERITA
  • Pelangi setelah hujan
  • Lovakarta
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Sudahkah Kau Cinta Padaku
  • Not Cinderella (gxb)
  • Sricptsweet! [TERBIT-OPEN PO✅]
  • Cinderella Vs Pangeran Drama

Project #Remaja | "Gue gak terima penolakan! Mulai sekarang lo jadi pacar gue." Ini bukan kisah Cinderella yang kehilangan sepatu kaca, di mana sang pangeran akan menjemput sang putri, untuk memberikan sebelah sepatunya yang tertinggal di pesta dansa. Ini kisah Amora yang kehilangan sepatu converse yang baru saja Ia beli tempo hari. Dan sebelah sepatunya harus tertukar dengan sepatu orang lain. Namanya Amora Olivia, cewek biasa yang tengah bahagia karena baru saja bisa membeli sepatu baru dengan uang yang susah payah Ia tabung sebulan ini. Dan kini sebalah sepatu kebanggaanya itu harus tertukar dengan sebelah sepatu butut yang ukurannya lebih besar dari sepatu miliknya. Sumpah sarapah Amora keluarkan saat mencari sebelah sepatunya, bahkan Amora nekat berteriak di koridor sekolah hanya untuk sebelah sepatu. "Sial! Siapa yang berani tuker sepatu gue sama sepatu butut kegedean ini." teriak Amora menggelegar di koridor sekolah Yang lebih parahnya, Ia harus mendekam di ruang, BK karena sudah berurusan dengan si tersangka pencuri sepatunya yang tak lain adalah Adam Wijaya. Si ketua osis yang berdarah dingin, tidak punya belas kasih dan sarkas. Ini kisah Amora dkk yang masuk ke dalam kelas buangan, dan harus berurusan dengan antek-antek osis yang berasal dari kelas unggulan yang di gawangi oleh Adan Wijaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines