Lost His Struggle

Lost His Struggle

  • WpView
    Reads 193
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 24, 2017
Cover by @Venusyura Hanya sepenggal kisah tentang remaja labil yang ingin menjatuhkan hati nya kepada siapa. Klise mungkin kedengaran nya, namun itulah yang membuat banyak orang menggeleng-gelengkan kepala nya dengan heran. Dikarenakan Levana yang masih saja memperjuangkan cinta nya terhadap Dito, yang bahkan hanya melihat diri nya dengan pandangan yang menjijikan. Berbagai cacian dan perkataan yang tidak sewajar nya pun kerap di dapat Levana lewat pesan singkat Dito. Walaupun sudah sakit hati akan hal itu, tetap saja Levana masih mencintai Dito. Menurut kalian, akankah Levana sadar kalau perjuangan nya memang tidak akan dilirik oleh Dito? Atau malah sebaliknya Dito yang akan sadar, kalau memang hanya Levana lah yang benar-benar mencintai nya. Mari belajar bersama, bagaimana cara nya bahagia, bersabar, dan bersedih dengan semestinya. Bukan sebagaimana mestinya.
All Rights Reserved
#212
waiting
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Finally, You [Selesai]
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Goodbye My Senior
  • My Beloved Brother |tamat|
  • Meninggalkan Tanpa Pamit
  • Segenggam Harapan(END)
  • Dalam Diam (Sudah Tamat)
  • ORIGAMI CINTA (SELESAI)
  • Pelangi setelah hujan
  • It HURTS

[Belum direvisi] Levina tersenyum, lalu berkata, "Diperjuangkan? Memang kita perlu memperjuangkan. Namun, kita harus tahu. Bahwa gak semuanya harus diperjuangkan." "Kenapa?" "Kenapa harus diperjuangkan kalau ia tak mencintai kita, dan ia justru mencintai orang lain. Yang bisa kita lakukan adalah mengikhlaskan." ucap Levina sambil tersenyum kecut. "Dan lo mengikhlaskan orang yang lo suka dengan orang lain?" "Iya. Kita harus mengikhlaskan orang yang kita cinta bersama orang yang dicintainya. Karena melihat orang yang kita cinta bahagia akan membuat kita bahagia." "Cinta tak harus memiliki." lanjutnya. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines