
Gelap.Tak ada sedikit cahaya tampak sekarang... Aku merasa ketakutan... Entah dimana sekarang aku berada. Aku berharap seseorang membawaku keluar dari sini. Sepercik cahaya muncul lalu menghilang di telan kuatnya ombak kegelapan. Kaki ku mulai kaku dan Seluruh sekujur tubuhku kini mulai di basahi oleh derasnya aliran keringat yang terus bercucuran. Tampak seseorang keluar dari tengah-tengah kegelapan. "tolonglah aku. "aku membatin. Sosok itu tidak membuatku membaik.namun,membuatku semakin terjerat dalam rasa takut. Sosok memakai jubah bewarna gelap dan membawa sebuah tongkat bermatakan palu arit.Sosok itu seperti malaikat maut yang kebanyakan di ceritakan orang. Sosok itu mendekat dan terus mendekat.Namun,kakiku tak juga terperanjat dari tempatku. Aku hanya berdiam diri disana,menunggu sosok itu menjemput ajalku. Saat jarak kami hanya sepuluh langkah sekarang. Aku mulai tergesa gesa melawan kakiku yang terus tak mau bergerak. Sosok itu berjalan lima langkah ke arahku. Aku terjatuh di tempatku dan kakiku mulai dapat bergerak. Tak pikir panjang,dengan kecepatan super dahsyat aku berlari menghindari sosok mengerikan itu. Walau aku berlari secepat kilat sekalipun.sosok itu dapat mengejarku. Dan kini aku tak bisa kemana-mana. Aku terjatuh dan kakiku terluka parah sekarang. Sosok itu mengangkat tongkatnya. Dannnnnnnnnnnnn........ *Tidakkkkkkkkkk....Tous Droits Réservés
2 chapitres