Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam

  • WpView
    Reads 7,541
  • WpVote
    Votes 322
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 22, 2017
Tim Author : Hasna_Anna Jawara Indonesia Arena-1 Tim Rabu Berawal dari suara Hati ini bergetar untuk pertama kalinya Saat dimana bait-bait adzan itu dikumandangkan Dan saat dimana ayat-ayat suci itu dilantunkan dengan begitu merdunya Disitulah hati ini menetapkan satul pilihan. DIRInya... aku mau DIRInya.. Bukan karna pesona Bukan karna karisma Dan bukan karna sesuatu yang bersifat keduniawian Aku bahkan tak mengetahui seperti apa sosoknya. Yang ku tahu, DIAlah insan pertama yang menggetarkan hati ini... Dan DIAlah karya terindah tuhan yang selama ini aku cari... Everything is just about you "Emyl" _Annisa Nurul Namirah_
All Rights Reserved
#164
taaruf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menggapai Cintanya ✔ [TAMAT]
  • HALAQAH CINTA (SUDAH TERBIT) ✓
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • SAYA BUKAN SEORANG GUS
  • [1] Mahabbah di Tepi Zuhur [Sudah Terbit]
  • Quwwatul Hub
  • Selembar Kain Bertali {Selesai}
  • Takdirku Untukmu (END)
  • AKADIBA • Rasa dan kita (END)
  • Takdir Yang Menentukan [End] ✅

[Fiksi Remaja - Romance || Spinoff Separuh Agamaku || On Going] Kesalahanku, pernah menjadikan kamu harapan masa depanku. Harapan yang tak seharusnya ku tanam pada diri seorang hamba. Kamu mengajarkanku bahwa berharap semenyakitkan itu. Mengubahku yang hangat menjadi dingin layaknya es batu. Hingga aku mengabaikan sosok yang siap menemani masa tua bersamaku. "Darimu, mengajarkanku, bahwa rencana Allah lebih indah dari rencanaku. Aku tak pernah menyesal dengan semua yang terjadi pada masa lalu kita, karna dari itu, akan menjadi titik balikku membangun bahagia bersamamu," Nizar Alvian Narendra "Hanya kamu, satu-satunya lelaki dalam hidupku, bukan dia ataupun mereka diluaran sana," Ayana Zahira Daniswara "Dari kamu, aku belajar banyak hal. Dan titikku sekarang, tentu bukan karna kamu. Hasratku untuk memilikumu, kusiratkan dengan mendekatkan diri pada pemilik hatiku. Dan kamu jawaban dari doaku," Namiya Caera Ariendra #32 Puisi [20 Desember 2021] aifanzl_ © 2020 Start 24 Desember 2020 at 12.24 WIB

More details
WpActionLinkContent Guidelines