We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kerasukan

Kerasukan

  • WpView
    Reads 942
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 11, 2020
WpInfo
Fiction
Horror
Sebagian orang menganggap hal mistis di sekolah ini adalah hanya sekadar bual-bualan para anak-anak yang jahil. Mereka tidak mempercayainya, mereka sombong dan angkuh. Mereka tidak tau kalau selain manusia, ada hidup mahluk lain berparas seperti manusia namun tidak nampak dengan kasat mata. Hal itulah yang membuat Nay mengalami hal ini. Dia sombong dan selalu merendahkan hal mistis itu, hingga membuat hal aneh terjadi padanya. Nay KERASUKAN. Ya, KERASUKAN.
All Rights Reserved
#8
ceritakedua
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pena Cahaya: Dunia Tengah
  • Bayangan di Balik Sekolah
  • Haechan is ours |ᴇɴᴅ s1|
  • Siapakah Orang Selanjutnya? [SELESAI]
  • Haunted dormitory [END]
  • LOVE VIRUS [NAHYUCK] 🐰🐻
  • Dalam Kata, Kupeluk Namamu
  • DADDY [Hyuckren]
  • Our School Has Many Mystery✔

Bagi Roziq dan Reva, hidup sebagai murid SMPN 13 Harapan Jaya sudah cukup rumit-tugas menumpuk, guru killer, dan cinta bertepuk sebelah pulpen. Tapi semuanya berubah saat seragam berdarah muncul di loker kosong, dan suara misterius mulai terdengar dari speaker sekolah yang sudah rusak sejak 2017. Dalam pencarian jawaban, mereka bertemu Tulus, penjaga kantin eksentrik yang mengaku bisa bicara dengan ayam dan melihat "dunia lain." Dari sana, misteri mulai terungkap: tentang Siska, siswi yang hilang dan meninggalkan diary terkutuk... dan tentang Dunia Tengah, tempat di mana kenangan, penyesalan, dan takdir saling bertabrakan. Bersama, Roziq dan Reva harus menelusuri lorong-lorong sekolah yang menyimpan rahasia gelap, menghadapi makhluk bayangan, hingga masuk ke dimensi alternatif tempat orang tua mereka ternyata terjebak. Dengan hanya bermodalkan pena cahaya, kitab warisan, dan keberanian setengah matang, mereka harus menulis ulang jalan cerita hidup mereka-sebelum dunia yang mereka kenal ikut terhapus.

More details
WpActionLinkContent Guidelines