Call me Yours

Call me Yours

  • WpView
    Reads 384
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Wed, May 30, 2018
Entah mengapa, kehilangan ini membawa aku padamu. Kehilangan itu adalah rasa sakit yang tak kusangka akan membawa segala keberuntungan. Kuharap kau tahu rasa ini. Kehilangan, mengenal orang baru yang membuatku merasa nyaman, hingga kembali padamu adalah proses yang kucintai. Menjadi sahabatmu, adalah hal yang paling kusyukuri selama ini. Dan sesungguhnya takdirlah yang membawa aku kembali padamu, dan...... Kuharap Tuhan berkenan menyatukan kita. Karena sesungguhnya, yang memasrahkan, akan mendapat bagian terbaik pada akhirnya. Tapi maut adalah hal yang tidak bisa kita tolak, jadi, akankah kita bertahan?
All Rights Reserved
#725
perfect
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • You're Here, But Not For Me
  • SalFlo
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Tuhan Cinta Kita
  • Aku Kamu Dan Dia
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Sekali Lagi (End)
  • Ananta Bandhana
  • Antara Jarak Dan Waktu

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines