ashilla
  • WpView
    Reads 1,657
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 5, 2018
Ashilla tidak menyangka lelaki itu akan berubah. Ashilla tidak menyangka bahwa dia akan sesulit itu untuk melepaskan lelaki yang sangat dia sayangi. "Bahkan sekarang untuk sekedar menjauhimu saja aku tidak sanggup" -Ashilla "Jika itu yang terbaik untuk kita baiklah aku akan mencoba melupakanmu" -Ashilla "Aku akan mengabulkan permintaan kamu, yang memintaku untuk tidak berada didekatmu lagi" -Ashilla *Vote & Comment* Ini cerita pertama yang gue bikin dengan ketidak percayaan diri gue. Maaf jika feelnya kurang atau bahkan gak dapet sama sekali.
All Rights Reserved
#70
ashilla
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Kita
  • back to normal
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • [Complete] Senja di balik Hujan
  • DEAR LOVE
  • Maybe
  • [Complete] Fate in Chains
  • LOST ( Blue Star )

Mohan Bagaskara diciptakan sebagai sosok yang terlihat dingin, pendiam, dan nyaris tak tersentuh, tetapi jauh di dalam dirinya, ada luka yang ia sembunyikan rapat-rapat. Ia adalah seseorang yang tumbuh dalam bayang-bayang ekspektasi, di bawah kendali ayahnya yang otoriter. Bagaskara tidak pernah benar-benar merasa memiliki tempat untuk pulang-rumahnya hanyalah bangunan, bukan tempat berlindung. Karena itu, ia memilih untuk menjaga jarak dari segalanya, agar tidak ada yang bisa menyentuh atau melukai dirinya lebih dalam lagi. Aqeela Gantari, di sisi lain, adalah cahaya yang tetap berpendar meskipun diterpa banyak luka. Ia belajar hidup dengan kehilangan, tumbuh dengan kekecewaan, dan bertahan dengan hati yang mungkin sudah lelah. Namun, berbeda dengan Bagaskara yang memilih menutup diri, Gantari tetap berusaha berdiri tegak. Ia tidak menunggu dunia menjadi lembut padanya, tetapi ia juga tidak membiarkan dirinya larut dalam kepahitan. Dalam penciptaan mereka, ada satu hal yang menjadi benang merah: keduanya tidak mencari penyelamat, tetapi mereka akhirnya menjadi tempat pulang satu sama lain. Tapi perbedaan mereka akan menjadi kekuatan, atau justru membuat keduanya saling menjauh? #Mohqeel #asmaragenz dituangkan secara tekstual, fiktif dan sedikit romansa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines