Anggota Intelijen.

Anggota Intelijen.

  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 9, 2017
Saat kau mencoba mengingat betapa sulitnya hari kemarin, dan temukan dirimu sendiri tengah berpikir bagaimana melewatinya, bersama seseorang yang nyatanya memang tidak menginginkan-mu. Semua hari kemarin yang kau lewati dengannya hanyalah sebatas perkenalan yang membuatmu tak mengenal dan mungkin mencoba mengubur dalam-dalam semua kehidupan indahmu. Dan kau mulai sadar jika seseorang itu hanya ingin menyentuh dan pergi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sehangat Maaf Mentari (Tamat)
  • Maybe It's You(?)
  • Sarang Heyo Korea Lovers
  • Mystify
  • Real Sour
  • STAY WITH PAST
  • Si Pemilik Mata Indah
  • Akar dan Ranting
  • Say you LOVE me
  • my husband kim seok jin

Aku ingin semuanya ini cepat selesai. Aku ingin pergi. Aku capek. Semua orang selalu bilang kalau aku harus kuat demi anak ini, lalu kalau semua demi anak ini, lalu bagaimana dengan aku sendiri? Bagaimana dengan perasaanku, bagaimana dengan hatiku, bagaimana dengan rasa kesakitanku, bagaimana dengan rasa perihku? Apa itu semua tidak penting? Kenapa semuanya harus demi anak ini? Aku bahkan tidak menginginkannya. Sungguh, aku tidak menginginkan semua ini. Tapi kenapa harus aku yang menanggung rasa sakit ini? Kenapa harus aku yang menanggung penderitaan ini? Apa ini adil? Apa salahku sampai harus dihukum seperti ini? Sementara lelaki brengsek itu pasti tidak merasa apa yang kurasakan sekarang I've ruined every single part of him. Her mental, her physic, her future, and her dreams. I know I have to fix what I've done before, but I don't know how Cover by: Canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines