Ti amo.
  • WpView
    Reads 109
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 6, 2017
Kisah ku ini tentang rasa yang pernah disesali sekaligus rasa yang sangat dirindukan. Tentang aku dan dia yang berubah menjadi dua orang asing yang terikat. Tentang hubungan yang seharusnya tak pernah dijalankan justru diarungi. Tapi sekali lagi pepatah benar "Cinta akan datang kepada mereka yang masih berharap, meskipun mereka telah merasa kecewa sebelumnya" Percayalah tak mudah jadi Gabby, dia mengarungi kisah cinta dan hidup yang berat. Yang orang-orang lain kira bahwa orang seperti gabby tidak akan mampu membuat kisah semenakjubkan itu. Dan tak mudah mendapatkan dambaan hati yang sudah bersamanya cukup lama dan yang sering ia panggil sahabat. Salam hangat, ❤ Sarah Ashilah
All Rights Reserved
#642
lampung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Satu Atap, Satu Hati
  • Sewindu...
  • Never Let You Go (Complete)
  • REKSA: The Last Bell
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines