We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Biru
  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 12, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Baik tawa atau haru, suka atau sedih, hingga harap dan ragu. Semuanya, berjalan dengan sendirinya. Aku bahagia, terimakasih. Tanpa ada intuisi berlebih, kau datang dengan begitu adanya. Tak lagi menawar, melainkan membawakan, segalanya. Bicara pergi, semua yang datang akan selalu pergi. Untuk kapan dan mengapa, hanya dapat ku temukan jawaban pertama. Namun jelas, kepergianmu adalah hal yang pasti. Meski tanya memang berpasangan dengan jawab, tidak perlu bila jawab itu tak lagi penting. Sebab terkadang, ada beberapa hal yang tak perlu diutarakan, cukup dirasakan, dan dikenang. Dan aku, tak lagi berharap tanyaku terjawab. Sebaliknya, jangan pula tanyakan mengapa aku tak bergeming, karena untuk menawar luka, aku tak butuh segenggam garam.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The First, Not the Last
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Rasa Tanpa Kata
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Nayara [ TERBIT ]
  • ANANTA [COMPLETED]
  • WITHOUT ME [ON GOING]
  • Maaf' (Revisi)
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Bara & Tara

Masa sekolah selalu dianggap sebagai masa paling indah. Namun, bagi Alicia Sasvika, itu adalah perjalanan penuh konflik-persahabatan yang diuji, cinta yang tak selalu berakhir bahagia, dan keluarga yang menyimpan rahasia. Semua yang ia alami di masa lalu membentuk dirinya hingga hari ini. "Gue gak nyangka kita sampai di titik ini, Lissy." Alicia terdiam. Terlalu banyak yang ingin ia katakan, tapi lidahnya kelu. "Gue udah maafin semuanya, tapi pertanyaannya... lo udah maafin diri lo sendiri?" Saat kenangan lama kembali menghantuinya, Alicia harus menghadapi pertanyaan yang selama ini ia hindari. Apakah masa lalu hanya sekadar cerita yang tertinggal, atau ada sesuatu yang belum benar-benar selesai? --- **Sekarang, dia mungkin sudah menjalani hidupnya sendiri, seperti aku yang juga melangkah ke dunia yang jauh berbeda. Tapi ada kalanya, di sela kesibukan, ingatan itu kembali. Mengingatkan bahwa di suatu waktu yang terasa begitu jauh, aku pernah begitu percaya pada sesuatu yang kini hanya tinggal kenangan. Aku ingin menceritakan semuanya. Bukan untuk kembali, karena waktu tak akan membiarkannya, tapi untuk mengingat bahwa setiap langkahku sekarang adalah jejak dari masa lalu yang pernah begitu berarti. ~Alicia sasvika.** [JANGAN LUPA FOLLOW ] [Vote sebanyak banyak yaa..] RANK #1 NewAuthor [26.03.2025] RANK #170 Firstlove [29.03.2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines