TAPAK-TAPAK CINTA

TAPAK-TAPAK CINTA

  • WpView
    LECTURAS 629
  • WpVote
    Votos 29
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, mar 17, 2017
Ini adalah kisah sederhana tentang dua orang anak manusia yang mencoba berkelana kemanapun kaki mereka bisa melangkah. Tak ada yang dapat memprediksi sampai kapan kebersamaan mereka akan bertahan. Mungkin sebulan, dua bulan, setahun, atau barangkali selamanya. Banyak cerita yang telah mereka lewatkan bersama. Hingga akhirnya cinta datang dan merusak kebahagiaan diantara mereka. Kebahagiaan untuk bisa saling bersama. Kebahagiaan untuk bisa saling menjaga. Kebahagiaan atas nama persahabatan! "Jangan salahkan cinta jika kau hanya mengenalnya lewat tatap pertama. Bukan salah cinta jika cinta memberikan cinta untuk bisa dicinta. Faktanya adalah, tak ada satupun insan yang bisa hidup tanpa mencinta dan dicinta." (Adrian) "Aku mencintaimu dengan kedewasaan. Lewat tatap mata, namun tak langsung turun ke hati. Ada proses yang mengharuskanku membawanya ke atas, ke dalam pikiranku. Dan skak mat! selalu ada kamu di dalamnya." (Rania) Kisah perjalanan Rania dan Adrian akan membawa kita ke dalam dimensi yang berbeda. Dimensi dimana kaum remaja seharusnya berada. Ini bukan soal hidup berfoya-foya, tapi tentang bagaimana menyatukan dua hal yang berbeda menjadi satu alur yang bisa berjalan bersamaan. "Traveling atau Menulis?" Sepertinya tidak ada kutub yang mengharuskan keduanya menjauh. Keduanya memang berbeda. Tapi bukankah magnet dengan kutub yang sama akan saling tolak menolak. Demikian sebaliknya, dua kutub yang berbeda akan berusaha untuk saling menarik satu sama lain. Dengan kuat, tanpa pengecualian.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Double'A Season 2
  • THE CLIMB [Completed]
  • ALANA [LENGKAP]
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • Remaja
  • Adara
  • KARINALTHA

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido