Story cover for VESPA by nurftmh9
VESPA
  • WpView
    Reads 672
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 672
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Mar 10, 2017
Vespamu mengalihkan duniaku. Sebenernya cuma kamu yang ada di pikiranku. Bahagia. Itulah yang melekat pada diriku ketika bersamamu. Terimakasih sudah lahir di Dunia ini dan menjadi bagian di kehidupanku. Aku hanya butuh kamu untuk melengkapi momen hari hari ku, agar bermakna dan lebih berwarna. - Karina Azzahra

Mata, senyummu, wajahmu, siapa sih kamu? Ingin lebih dekat seperti gula dan semut, akankah aku menjadi bintang yang menghiasi ragu. Takut. Itulah yang melekat pada diriku ketika melihat tawamu, takut tawa itu hilang dalam waktu. Izinkan aku untuk membawa vespa kesayanganku untuk selalu mewarnai memori kita.  - Daren Bramantsa
All Rights Reserved
Sign up to add VESPA to your library and receive updates
or
#13sajakmalam
Content Guidelines
You may also like
Truth After Love (Tamat, segera terbit) by tiaxyl
36 parts Ongoing Mature
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
You may also like
Slide 1 of 9
Full Of Scratches cover
Amelia cover
Truth After Love (Tamat, segera terbit) cover
RINDUKU [TERBIT✔] cover
»The Love Behind Secrets!  cover
harapan yang pupus cover
Antara Jarak Dan Waktu cover
My Junior My Love ✔️ cover
Love In Paris (COMPLETED) cover

Full Of Scratches

21 parts Ongoing

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *