We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Rumah Belanda

Rumah Belanda

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 10, 2017
WpInfo
Fiction
Horror
Zara adalah seorang mahasiswi jurusan psikologi yang baru saja pindah rumah kos. Dengan alasan jarak yang terlalu jauh dari kampusnya, Zara memutuskan pindah ke rumah kos yang lebih dekat jaraknya dengan kampus yang terletak di jantung kota Depok. Rumah kos baru Zara adalah sebuah rumah two storey house yang sangat besar dan bergaya Belanda. Di lantai bawah rumah kos Zara digunakan untuk usaha salon sang pemilik rumah, sedangkan di lantai atas hanya tersedia 4 kamar yang disewa beberapa anak kos, termasuk Zara. Kesan yang dirasakan Zara ketika memasuki rumah besar bergaya Belanda itu adalah horor, pasalnya rumah besar itu banyak sekali didekorasi dengan lukisan-lukisan wanita cantik berambut panjang dengan pakaian zaman kerajaan, lukisan wanita Belanda yang memakai pakaian adat kerajaan Jawa. Selain suara, Kiko yang selalu nyaring setiap jam 2 pagi yang membuat bulu kuduk Zara merinding.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Husband Is Ridiculous [TERBIT]
  • Escape - On Going
  • Teriakan di Tengah Malam: Rahasia Rumah Tua
  • Cahaya Langit Abu Abu S2
  • A soul
  • Call It What You Want (END)
  • Inferno!
  • Rahasia kamar 7
  • Cegil & Abdi Negara S2

Dijodohin sama tetangga sendiri? Dijodohin sama musuh sendiri? Dijodohin saat masih dalam kandungan? Bisa kalian bayangkan, bagaimana nasib Zera yang harus menikah dengan musuhnya sendiri yang bernama Zero - lelaki konyol yang pernah Zera temui di dunia seluas ini. Lelaki sombong, dan tidak berkemanusiaan ini harus menjadi suaminya? Bagaimana kehidupan Zera setelah tau kalau kedua orang tuanya, menjodohkannya dengan musuh bebuyutannya sendiri? Zera tidak pernah membayangkan kalau nasib buruk menimpa dirinya. Di saat Zera masih bisa dikatakan gadis remaja. ---------------------- "Kalau sendainya gue bisa milih perjodohan antara kambing sama Zero, mungkin gue milih kambing, daripada setan berkulit buaya, kayak dia." "Kalau diluaran sana orang berpikir Zera adalah keberuntungan buat gue? Maka gue sendiri yang akan menentangnya. Karena kehadiran Zera adalah bencana besar untuk kelangsungan hidup gue." [2022 again]

More details
WpActionLinkContent Guidelines