Rumah Belanda

Rumah Belanda

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 10, 2017
Zara adalah seorang mahasiswi jurusan psikologi yang baru saja pindah rumah kos. Dengan alasan jarak yang terlalu jauh dari kampusnya, Zara memutuskan pindah ke rumah kos yang lebih dekat jaraknya dengan kampus yang terletak di jantung kota Depok. Rumah kos baru Zara adalah sebuah rumah two storey house yang sangat besar dan bergaya Belanda. Di lantai bawah rumah kos Zara digunakan untuk usaha salon sang pemilik rumah, sedangkan di lantai atas hanya tersedia 4 kamar yang disewa beberapa anak kos, termasuk Zara. Kesan yang dirasakan Zara ketika memasuki rumah besar bergaya Belanda itu adalah horor, pasalnya rumah besar itu banyak sekali didekorasi dengan lukisan-lukisan wanita cantik berambut panjang dengan pakaian zaman kerajaan, lukisan wanita Belanda yang memakai pakaian adat kerajaan Jawa. Selain suara, Kiko yang selalu nyaring setiap jam 2 pagi yang membuat bulu kuduk Zara merinding.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pacarku (Sementara) Seorang CEO [END]
  • Rahasia kamar 7
  • Ternyata Aku Dimadu
  • Cahaya Langit Abu Abu S2
  • A soul
  • Com(e)fortable [END]
  • Inferno!
  • Cahaya Langit Abu Abu  ✓
  • Cegil & Abdi Negara S2
  • Rumah Bercat Putih

Ketika Sara, seorang ilustrator freelance yang hidupnya penuh kekacauan, hampir kehilangan apartemennya karena ulah kucingnya, ia tak pernah menyangka akan tinggal di penthouse mewah milik Kenan Mahesa-seorang CEO muda, dingin, super rapi, dan... sangat anti-kucing. Masalahnya, Kenan bukan sekadar CEO jutek. Ia butuh "pacar bohongan" untuk menyelamatkan reputasinya di depan klien penting yang konservatif. Dan Sara? Ia butuh tempat tinggal. Deal pun terjadi: Sara jadi pacar pura-pura selama dua bulan, tinggal gratis di apartemen mewah, dengan syarat-kucingnya dilarang terlihat. Tapi pura-pura pacaran ternyata tidak semudah di drama Korea. Sara yang spontan dan cerewet bentrok terus dengan Kenan yang perfeksionis. Mulai dari insiden sambal tumpah di jas mahal, sampai sesi wawancara palsu di TV nasional yang membuat internet geger. Namun, di balik perbedaan mereka, terselip tawa, harapan, dan perasaan yang makin sulit untuk diatur. Saat batas antara pura-pura dan nyata mulai kabur, mampukah mereka mengakui apa yang sebenarnya tumbuh di hati masing-masing?

More details
WpActionLinkContent Guidelines