LET GO
  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 11, 2017
kau tahu apa artinya kehilangan? Yakinlah, kau tak akan pernah benar-benar tahu sampai kau sendiri mengalaminya. Raka tidak pernah peduli pendapat orang lain, selama ia merasa benar, dia akan melakukannya. Hingga, suatu hari, mau tidak mau, ia harus berteman dengan Nathan, Nadya, dan Sarah. Tiga orang dengan sifat yang berbeda, yang terpaksa bersama untuk mengurus mading sekolah. Nathan, si pintar yang selalu bersikap sinis. Nadya, ketua kelas yang tak pernah meminta bantuan orang lain, dan Sarah, cewek pemalu yang membuat Raka selalu ingin membantunya. Lagi-lagi, Raka terjebak dalam urusan orang lain, yang membuatnya belajar banyak tentang sesuatu yang selama ini ia takuti. Kehilangan. -Windhy Puspita Dewi
All Rights Reserved
#81
nathan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Raka [Selesai]
  • Namaku selalu ada di bibirnya , Tapi Aku Tidak Pernah ada di Hatimu [ SELESAI ]
  • A L U N A [END]
  • DEAR SERA [ENDING]
  • Sebatas Memeluk Raga.
  • Dari Nadya Menjadi Salsa Bersama Aidyn
  • Yang Tersisa Dari Cinta [ END ]

Tak ada yang lebih penting bagi Raka selain seorang gadis bernama Nadira, Raka bahkan sudah lelah mengejar cinta Nadira yang tak kunjung dibalasan, Nadira malah lebih memilih adik Raka sendiri, hal yang membuat luka baru yang tak kunjung usai. Raka tak pernah menyerah, walaupun Nadira selalu menyakitinya berkali kali, berbagai cacian dan penolakan dari mulut Nadira tak membuat Raka berhenti mencintainya, bahkan semestapun tak pernah sudi rasanya menyatukan kedua manusia yang penuh dengan luka itu. "Hebat ya luka kemarin aja belum sembuh, sekarang luka baru lagi?" "Sadar Rak! Gue gak pernah suka sama lo, gue gak pernah Cinta sama lo" Hingga suatu saat Nadira terluka karena kekasihnya, kemudian Raka datang sebagai tempat dan obat penyembuh, meskipun ia akhirnya tahu bahwa Nadira hanya membutuhkan Raka sebagai tempat pelampiasan. Disisi lain permasalahan terus datang dikehidupan Raka, membuat luka yang belum sembuh, kini luka baru seolah datang bersamaan, tak ada bahu untuk bersandar, dan tak ada seseorang yang tulus mencintainya. Pada akhirnya Raka berhenti memperjuangkan Nadira, Raka berteman dengan sepi dan memeluk gelap, tapi ketika Raka menghindar Nadira malah masuk kembali dalam kehidupan Raka. Bisakah Nadira mencintai Raka, atau malah sebuah kepergian menjelaskan semuanya? •Follow dulu sebelum baca•

More details
WpActionLinkContent Guidelines