Death Love

Death Love

  • WpView
    Reads 277
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 21, 2017
Seperti yang dikatakan orang banyak, penyesalan selalu datang diakhir cerita. Mungkin dirinya tak ditakdirkan untuk bersama dengannya, karena waktu telah merenggut segalanya. Hingga akhirnya ia akan kembali menyendiri seperti dulu lagi. Entah kenapa, waktu benar-benar kejam padanya, hingga untuk mengucapkan terimakasih saja tak mampu dilakukannya. Tetapi mungkin waktu tidak selamanya membenci dirinya. Dan mungkin suatu hari nanti ia akan mendapatkan yang lebih baik, jauh dari yang dulu tak pernah ia bayangkan. Entah sampai kapan, dirinya akan pergi bersama bayangan yang terus menghantuinya, berharap angin dapat membuang ingatannya. Cukup, kali ini ia menjadi orang yang paling menyesal sedunia. Siapa yang tega melihat orang yang selama ini selalu ada di sampingnya, kini orang itu telah lenyap ditelan takdir? Ia benar-benar tidak tahu apa yang direncakan Tuhan selanjutnya.
All Rights Reserved
#865
badgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regrets of Love
  • THE WAY [COMPLETED]
  • Rêverie
  • 15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED)
  • Tears Of Sincerity [TERBIT ✓]
  • Cahaya Dirimu
  • Breathe
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Misunderstand
  • (1) HIM ✔

Kamu berhasil menyadarkanku makna cinta yang sesungguhnya. Semua tampak jelas bagaimana caramu menjagaku. Hingga aku mendengar kata yang sudah lama kunanti terucap dari bibirmu. Cinta... Begitulah kedengarannya, sangat manis bukan? Tapi tidak bagiku. Kamu mampu menanam kuat kata cinta dalam hatiku dan membuat kata cinta menjadi hancur. Mungkin bagimu cinta telah lenyap begitu saja terbawa oleh angin, sama seperti jiwamu yang telah hilang di mataku, namun tidak di hatiku. Suatu ketika dia hadir membawa cinta. Aku mulai meragukan apakah cinta benar nyata. Haruskah kubuka kembali pintu hatiku yang telah lama tertutup karena kamu berada didalamnya? Sanggupkah aku melupakanmu dan membuang jauh kenangan yang telah kita ciptakan? Apa mungkin jika suatu saat nanti kamu dan dia berada dalam satu hati yang sama? Sangat disesali jika hal itu benar terjadi. Namun, dia mewujudkan kemungkinan itu dengan caranya sendiri. Akankah kusebut kisah yang Tuhan gariskan adalah penyesalan cinta?

More details
WpActionLinkContent Guidelines