Lovalatte☕

Lovalatte☕

  • WpView
    Membaca 19
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadLengkap Sab, Okt 13, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
Banyak orang berfikir hubungan dalam sebuah percintaan akan terjalin indah jika frekuensi yang sama menyatu sehingga akan menghasilkan gelombang yang indah. Namun berbeda dengan pasangan muda dan mudi yang sedang berada dalam fantasi cinta ini, Sarayosi dan Misailo yang sudah menjalin kasih selama 5 tahun karena memiliki frekuensi yang sama. Namun selama perjalanan 5 tahun itu terdapat kerikil yang walaupun kecil namun sangat membekas dan mempengaruhi keutuhan hubungan mereka yang akan naik ke jenjang yang lebih serius. Kemudian pasangan Milen dan Hara yang tidak memiliki frekuensi yang sama merasakan cinta di dalam hati masing-masing, namun tidak memiliki cukup keberanian mengungkapkan perasaan mereka. Hingga pada saatnya Hara kehabisan waktu sebelum akhirnya dapat menikmati kebahagiaan cintanya bersama Milen yang memiliki segala perbedaan yang sangat mencolok dengan Hara. Apa yang terjadi pada kisah kedua pasangan muda mudi itu, "Lovalatte" akan menjadikan cerita rumit mereka menjadi manis untuk dinikmati. ***happy reading**😊
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#287
kenangan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Lima Langkah
  • Love's Serendipity
  • ALONENESS
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • A Memory of You
  • Love Or No
  • Past Love Part 1
  • DESA PUNYA CERITA

Terbiasa bertemu, terbiasa menatap satu sama lain, dan terbiasa bersama membuat frekuensi getaran cinta terasa begitu hebat. Senyumnya semanis gula akan membuat kita terbuai dan lupa dengan kesehatan hati yang perlu dijaga. Terkadang hal itu membuat kita lupa apakah cinta tersebut adalah cinta sejati atau hanya sekadar ujian semata. . . . Lima langkah Bagi kebanyakan orang kata itu menggambarkan jarak yang sangat dekat. Tapi jarak tak bisa mengukur tingkat cinta bukan? Kalau cinta bisa diukur dengan jarak, lantas buat apa perasaan diciptakan? Dia yang dekat dimata belum tentu dekat dihati. Tapi kedekatan jarak itulah yang mungkin menjadi cikal bakal cinta yang akan bersemi nantinya. Bukankah kita tidak bisa menentukan siapa yang akan kita cinta?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan