I'ts You !

I'ts You !

  • WpView
    Leituras 29
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadConcluída ter, mar 28, 2017
WpInfo
Ficção
Romance
Alya Felixia "Apakah benar kau dapat mencairkan hati ku yang beku?. Percayakah kau bahwa kau memang bisa mengubahku?. Yakin kah kau karna memilihku?" Kevin Rudolf "Percayalah padaku. Dan yakinlah padaku. Aku tak kan melepaskan mu, hingga aku benar benar dapat mengubah mu. Dan seharusnya kau lah yang percaya padaku. Aku tak menyesal memilihmu. Walau lelah menghadapi mu."
Todos os Direitos Reservados
#245
sequel
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • World Of Magic [1]
  • CHEATING [ END ]
  • Story Of Us
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • Maafkan Aku
  • No Longer Mate
  • Aku Menyerah (COMPLETED)
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • Just Be Mine
  • Fix You [ COMPLETE √ ]

"Apa salah gue?" Ev "Gak ada yang bisa di persalahkan" Aji "Mungkin takdir yang salah" Juna "Takdir tak pernah salah" Aji "Apa gue yang salah memilih takdir?" Ev "Tak ada yang bisa menentukan takdirnya sendiri" Aji "Bukan dirinya sendiri, tapi orang lain" Juna "Tidak diri sendiri ataupun orang lain" Aji "Jika memang begitu, lalu kenapa dia bisa mengubah takdir gue?" Juna "Itu yang terbaik untuk kita, takdir selalu menentukan yang terbaik dari yang terbaik" Aji "Tak semua takdir menentukan yang terbaik" Ev "Berfikirlah positif tentang takdir" Aji "Apa mencelakai orang, bahkan membunuh orang itu takdir yang terbaik?" Ev "Apa takdir gue yang semula manusia sekarang menjadi bagian dari siluman kelelawar terkutuk itu yang terbaik?" Juna "Gue di buang, gue di jauhkan dari keluarga kandung gue dan di asuh keluarga yang lain, kemudian gue membunuh mereka dengan kekuatan gue yang pada saat itu gue gak tau apa apa, itu yang namanya takdir selalu menentukan yang terbaik?" Ev "Mereka tak pernah membuangmu, mereka punya alasan untuk menjauhkanmu demi untuk keselamatanmu, mereka gak mau nyawa lo dalam bahaya" Aji "Apa sekarang nyawa gue aman? Apa sekarang gue gak akan membahayakan nyawa orang lain lagi?" Ev Aji dan Juna terdiam. "Nggak, semua ini sia sia, nyawa gue tetap dalam bahaya dan gue tetap membahayakan nyawa orang lain. Ini akan tetap berlanjut kecuali gue yang nentuin takdir gue sendiri, mulai sekarang gue akan nentuin takdir gue sendiri" Ev

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo