Because...

Because...

  • WpView
    Reads 162,050
  • WpVote
    Votes 9,245
  • WpPart
    Parts 48
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 19, 2017
Sebab aku mencintaimu! Maka tak ada alasan lain untuk siapa pun bertanya mengapa. ☆☆☆☆☆ Angin itu kembali menyapa daun untuk kedua kalinya Daun itu menyambutnya dengan perasaan bahagia Apakah daun tidak sadar bahwa ia akan kembali dijatuhkan begitu saja oleh angin? Apakah daun tidak merindukan hujan yang dapat membuatnya kembali tumbuh hijau? Hujan dapat membantu daun mendapatkan kawannya bunga Tapi sayang,saat daun sudah bersama bunga angin membawa bunga pergi begitu saja Pertanyaannya,kamu berkunjung ke hatiku sebagai apa? Angin yang selalu membuat daun jatuh? Atau bunga yang tak mau berusaha untuk mendampingi daun? Ataukah hujan yang selalu ada saat daun sengsara?
All Rights Reserved
#22
gitar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Andai bisa
    Andai bisa
    Karena perasaan mudah untuk tertiup angin dan menghilang, biarkan aku menuliskan dan mengenangnya
    WpPart
    Complete
    Reinkarnasi (TAMAT)
    Reinkarnasi (TAMAT)
    Patah hati terserius bukan dia yang pergi karna dia ingin .. Tapi karna dia pergi dan kita terpisahkan oleh alam yang berbeda Dan aku manusia serakah yang menginginkannya dia kembali lagi CRITA KEDUA HUHUY Semoga suka jan lupa vote dan coment
    WpPart
    Complete
  • PSYCOPATH PILOT 2
    PSYCOPATH PILOT 2
    "Aku ingin seperti ranting, ia tetap berdiri kokoh meski daun tak menemaninya. Meskipun ia tau ia akan mengering dan mati dengan sendirinya"-candid "aku tak suka daun, karena ia bisa saja pergi karna sudah rapuh dan kering. namun, biarkan aku menjadi hujan , agar kau tak akan gersang "-max
    WpPart
    Complete
    Temporary |End|
    Temporary |End|
    Reyhan Alkantara "Biarkan angin ini menerpa kehidupan yang penuh akan kebahagiaan, kebahagiaan yang hanya sementara kita rasakan. Namun, setiap hembusan angin yang menerpa, aku mencoba untuk mengikhlaskan apa yang telah datang dan akan pergi layaknya daun yang melekat pada pohon dan diterpa angin untuk gugur." Hana Almeera "Jika hidup ini penuh dengan hitam putih, maka pelangi yang membuatku tersenyum semangat, karena warna indahnya yang datang setelah hujan, dan kamu hadir ketika hujan telah redah. Jika aku akan pergi seperti pelangi yang hanya nampak sementara, ikhlaskan seperti halnya angin yang telah mengajarkanmu arti itu semua." Dikuatkan oleh semesta, didewasakan oleh keadaan, dan dibahagiakan oleh seseorang yang belum pernah mereka temukan. Adakah yang masih mereka harapkan? Datang dan akan pergi. Ada. Namun, akan kah kembali? Akan kah putus asa ketika semesta mengajaknya bercanda?
    WpPart
    Complete
  • ALISHA (end)
    ALISHA (end)
    Kamu datang dalam kehidupan ku, membuat hati ini menumbuh kan benih-benih cinta, tapi kenapa ketika aku sudah mencintaimu kau malah pergi? Kau membiarkan hati ini mati tuk sementara bahkan mungkin tuk selamanya. Tapi kenapa? Kenapa kini kau datang lagi? Kau membuat hati ini kembali hidup, kau membuat cinta ini bersemi. Dan bodohnya aku menerimamu lagi, aku melupakan bagaimana susahnya menahan rindu akan dirimu. Dengan bodohnya aku melupakan bagaimana susahnya menghidupkan hatiku yang telah lama mati. Aku bahagia, aku senang dan aku takut. Takut, apakah kamu yang aku kenal dulu adalah orang yang sama yang sedang berdiri di depanku. Ketika matamu yang selalu meneduhkan bagiku menatap kedua mataku, dan ketika bibirmu mengucapkan kata-kata yang seakan menyengatku. Kini aku sadar, bahwa posisi ku dihatimu kini sudah tergantikan oleh orang lain sehingga aku hanyalah kenangan yang tak akan lama lagi akan hilang dari memori otakmu. Tapi kenapa? Kenapa meskipun aku tau bahwa aku hanyalah sebatas kenangan tapi hatiku tidak pernah melupakanmu?. Ini menyakitkan, ketika orang yang kau cintai mencintai yang lain dan kau tidak bisa melupakan dirinya, padahal kau tau bahwa ia adalah orang yang menyakitimu, ia adalah alasan kamu menangis setiap malam. Kenapa? Kenapa? Kenapa aku begitu mencintai mu??.
    WpPart
    Complete
    DikaRanggi
    DikaRanggi
    ⚠️©️®️ 🧍‍♂️ Ranggi Kirmizi Kadang aku iri sama orang-orang yang bisa bilang, "Aku yakin dia jodohku." Begitu pasti. Begitu percaya. Sementara aku? Aku bahkan nggak tahu apakah perasaan cinta bisa cukup untuk membawa dua orang menuju pernikahan. Atau... cuma cukup untuk bertahan sebentar sebelum akhirnya harus dilepaskan. Aku nggak pernah nyangka bisa jatuh cinta sedalam ini sama seseorang yang jalannya begitu berbeda denganku. 🧍‍♀️ Dikara Arunika Aku cuma pengen bareng kamu. Sesederhana itu. Aku tahu, cinta yang benar bukan cuma soal rasa nyaman. Tapi kalau nyaman aja udah segini indahnya, gimana aku bisa rela melepas kamu? Tapi kita juga tahu, dari awal ini nggak akan mudah. ---- "Kalau saja cinta bisa menyamakan jalan pulang, mungkin kami tidak perlu memilih antara bertahan... atau berpisah." Ranggi "Aku cuma pengen bareng kamu. Tapi kadang, apa yang kita pengen... bukan yang harus kita pilih." Dikara --- Yang mau ikutin kisah Ranggi dan Dikara, skuy baca! Support me by vote and comment, thank you, gomawoyo, xiexie dajia🎉 ❇️Nara Sea Lee's Lee Taeyong's Girlfriend♓️♋️
    WpPart
  • Commissar, I Love You ✔
    Commissar, I Love You ✔
    "Anda telah membunuh orang yang paling saya cintai! Anda telah merenggut kebahagiaan saya! Saya sangat membenci anda!" - Arunna Dwi Renanta "Maafkan saya, tapi ini semua saya lakukan untuk kebaikkan masa depanmu. Maaf jika saya membuatmu kehilangan orang yang paling anda cintai, tapi saya janji akan memberikan cinta yang lebih besar darinya." - Narendra Hanum Dinata "Cinta? Yang lebih besar dari dia? Tidak akan ada! Jangan terbang ketinggian, kalau jatuh sakit! Dasar rumah tangga ini adalah kebencian, dan itu akan tetap sama!" - Arunna Dwi Renanta
    WpPart
    Complete
    Selamat Tinggal
    Selamat Tinggal
    Beberapa luka tak berdarah, tapi mengalir seumur hidup. Samantha Aksa tumbuh dalam rumah yang sepi, diiringi senyap gitar yang tak lagi bersuara, dan kenangan ayah yang pergi sebelum sempat dimaafkan. Ibunya menyerah pada duka, meninggalkannya bersama sunyi yang tak pernah ia minta. Lalu hadir Bu Dina-seorang guru dengan tatapan yang mengingatkan pada masa lalu, dan Luna-sahabat lama yang kembali seperti musim yang enggan pergi. Di antara balkon sekolah, langit jingga, dan nyanyian yang tak rampung, Sam berusaha memungut dirinya sendiri, yang tercecer di antara kehilangan dan harapan. Ini bukan tentang cinta semata, atau tentang musik yang kembali dimainkan. Ini tentang perjalanan berdamai: dengan masa lalu, dengan orang-orang yang tinggal lalu pergi, dan terutama... dengan diri sendiri. Karena tak semua kehilangan harus dilupakan. Beberapa hanya perlu diberi nama, dipeluk, dan akhirnya-dilepas, pelan-pelan.
    WpPart
  • Psikopat Digital? [End]
    Psikopat Digital? [End]
    "Kenapa keadilan selalu kalah? Apakah karena manusia lebih suka bermain dengan kekuasaan?" "Gue bakal terus berjuang, sampe dunia bener-bener nolak gue." 💸💸💸 Kalian pikir ini cerita tentang psikopat gila yang haus darah? No, big no! Dia seseorang yang berbeda, bukan psikopat pada umumnya yang menyukai menyiksaan dan darah, melainkan seseorang yang justru menikmati kekacauan saat keadilan tidak berpihak. Baginya, melihat seseorang hancur karena kehilangan sesuatu jauh lebih mengasyikkan dibandingkan menatap wajah laki-laki tampan. Dunia telah mengajarkannya bahwa sebuah hubungan cinta tidak penting untuk dunia nya. Kehidupan yang berantakan membentuknya menjadi seseorang yang tidak mengerti dengan kehangatan. Namun, di balik setiap kekacauan yang ia ciptakan, ada sesuatu yang tersembunyi, sebuah alasan yang bahkan dirinya sendiri tidak mengerti. Siapakah dia? Seperti apa dia? penasaran? Kuy baca🥂
    WpPart
    Complete
  • Andai bisa
  • Reinkarnasi (TAMAT)
  • PSYCOPATH PILOT 2
  • Temporary |End|
  • ALISHA (end)
  • DikaRanggi
  • Commissar, I Love You ✔
  • Selamat Tinggal
  • Psikopat Digital? [End]

Andai bisa

Karena perasaan mudah untuk tertiup angin dan menghilang, biarkan aku menuliskan dan mengenangnya

More details
WpActionLinkContent Guidelines