Legenda Lamafa

Legenda Lamafa

  • WpView
    Reads 1,210
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 12, 2017
Negeri Dua Samudera yang berjaya dan digdaya luluh lantak. Perang Jagat antara umat manusia dengan kaum siluman berlangsung ratusan tahun. Pada akhirnya gencatan senjata terjadi setelah pimpinan kedua belah pihak lenyap. Peperangan menyisakan abad-abad kegelapan bagi umat manusia. Sebelum akhirnya berupaya bangkit kembali. Di tenggara Negeri Dua Samudera, seorang anak memulai perjalanan. Ia bertemu dengan guru, teman, dan lawan-lawan tiada tara. Ia mempelajari persilatan dan kesaktian, serta menemukan rahasia di balik perang manusia-siluman. Meski, hatinya bimbang, "Dimana ayah berada? Siapa sebenarnya ibu? Apa yang mereka perjuangkan?" Ikuti petualangan Bintang Tenggara menuju Pulau Dewa! Sumber: www.ceritera.net
All Rights Reserved
#58
xuanhuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Mekar di Hati Sang Pendekar
  • Tengkorak Maut aka Rahasia Istana Hantu - Khu Lung
  • OBOR PITU
  • Perang Berlian [END]
  • TIKAM SAMURAI
  • Jejak Langkah di Tanah Borneo
  • GARWA RAHASIA: Bayang-Bayang di Balik Tahta
  • Bayangan di Balik Kabut
  • Kelelawar Hijau

Kita semua tahu bahwa Sinto Gendeng telah mewariskan Kapak Naga Geni 212 kepada Wiro Sableng. Namun, kapak itu bahkan bukan miliknya, melainkan kepunyaan saudara seperguruannya sendiri, Sukat Tandika. Bagaimana Sinto Gendeng merebutnya dan apa alasannya? FanFic ini berisi kisah masa lalu di baliknya, yang bisa jadi benar, bisa jadi meleset. Selain itu, "Yang Mekar di Hati Sang Pendekar" juga menceritakan pertemuan Sinto Gendeng dengan Dewa Tuak dan bagaimana keduanya menjadi teman baik. Sisi menarik dari masa muda Sinto Gendeng selama di dunia persilatan akan terungkap di sini. Selamat menikmati! NB: Special thanks to Rizki Addy Efendi (Ilustrator dan perancang sampul)

More details
WpActionLinkContent Guidelines