Nijikon Last Diary

Nijikon Last Diary

  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Oct 24, 2017
Bukan tanpa alasan, tapi penderitaan yang menuntutnya. Tidak ada yang lebih waras di dunia dari seorang penyendiri. (Setidaknya itulah yang ku dengar dari seorang penyendiri menjijikan). Tapi gadis itu terlalu jauh memerankan bagiannya. Tanpa sadar ia terlena menjadi dia yang berbeda. Hingga mimpi hitam menyeret dirinya ke dalam jurang. Selamat datang ke dalam mimpi hitam, mimpi para pemimpi yang ingin kehidupan kelabu berubah menjadi pelangi.
All Rights Reserved
#384
readerinsert
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Black
  • Amor Almira
  • Devil's Game - END.
  • Pelakon Antagonis [Sudah Terbit]
  • Kemana Ku titip Luka Ku ?
  • In the Future Without You
  • Garis Takdir Sera [ON GOING]
  • Invisible Chains
  • The Dark Side(END)
Black

Hancur, sakit, dan kecewa, tiga luka yang tak pernah benar-benar sembuh, hanya berulang dalam siklus yang melelahkan. Hidup adalah penderitaan yang harus ditelan, sepahit apa pun rasanya. Setiap helaan napas seolah mengunyah kesedihan, dan setiap detaknya hanya mengingatkan bahwa luka itu masih ada. Pengkhianatan datang tanpa peringatan, meninggalkan jejak yang tak bisa dihapus. Luka menganga, membusuk dalam diam, mengakar hingga ke dalam jiwa. Ini bukan kisah yang indah. Ini bukan dongeng dengan akhir bahagia. Ini adalah medan perang antara perasaan yang terus terluka dan kewarasan yang nyaris runtuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines