Story cover for The Impossible  by c_vallxe
The Impossible
  • WpView
    Reads 275
  • WpVote
    Votes 83
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 275
  • WpVote
    Votes 83
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Mar 12, 2017
Impossible jika kita tidak pernah menyukai seseorang. 
Impossible jika kita tidak pernah berusaha melakukan sesuatu agar 'dia'  melihat kearah kita. 
Impossible jika kita tidak senyum-senyum sendiri ketika melihatnya. 
Impossible jika kita tidak kecewa saat dia tidak hanya tersenyum kepada kita tapi kepada semua orang.

Satu satunya hal yang membuat semuanya itu menjadi 'mungkin', adalah jika orang tersebut dilahirkan tanpa hati(orang yg tdk punya perasaan).

Hanya itukah?? Yuk dibaca aja deh ceritanya
All Rights Reserved
Sign up to add The Impossible to your library and receive updates
or
#40goodstory
Content Guidelines
You may also like
Eccedentesiast by _adm29
5 parts Complete
Namanya, Mentari Khalila Hasan. Lebih akrab disapa, Riri. Senyumnya, secerah mentari dipagi hari. Namun, siapa sangka dibalik sebuah senyum cerahnya, tersimpan banyak kepalsuan. Seolah senyum yang ia tampilkan didepan semua orang hanyalah topeng, atau kamuflase untuknya bertahan hidup didunia yang keras ini. Mungkin Mentari adalah salah satu contoh dari berbagai macam orang didunia ini, yang bersembunyi dibalik topeng "smile" nya agar tidak terlihat menyedihkan. Terkadang orang yang paling banyak tertawa dan selalu mengumbar senyuman adalah mereka yang pintar menyembunyikan lukanya. Begitulah realitanya, banyak orang tersenyum tapi hatinya menangis. Bahkan ada orang yang baik didepan, tapi nyatanya menusuk diam-diam. Ada juga yang seolah membenci, padahal nyatanya menyukai. Pada dasarnya, apa yang kita lihat dan dengar itu belum tentu apa yang sebenarnya terjadi. Isi hati seseorang tidak ada yang tahu, selain dirinya sendiri dan Tuhan-nya. "Aku seperti siang yang tak pernah melihat malam. Seperti bulan yang selalu kesepian, dan seperti mentari yang selalu bersinar. Meskipun tiada yang tahu bahwa sinarku adalah palsu." - Mentari Khalila. 🌻🌻🌻 "Kemarin malam kamu jalan sama siapa ?" Gadis itu menatap lelaki didepannya penuh tanya. "Siapa yang bilang ?" Ucap lelaki itu lalu tersenyum miring. "Ada, kamu gak perlu tahu." Ujar gadis itu lalu menatap lurus kedepan. "Itu cuma sepupu, bukan siapa-siapa." Ucap lelaki itu. Gadis itu membisu ditempatnya. Lelaki itu menatap gadis yang tengah duduk disampingnya, "kamu kenapa?" Dengan segera gadis itu menggeleng, "aku gapapa." Ucapnya lalu tersenyum. "Kamu marah ?" Ucapnya sambil menatap gadis itu. Lagi-lagi gadis itu menggeleng lalu tersenyum, "aku percaya sama kamu." Lelaki itu pun balas tersenyum. 🌻🌻🌻 @TeenlitIndonesia FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA! JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK, VOTE AND COMENT ?
𝙃𝙔𝙋𝙊𝙋𝙃𝙍𝙀𝙉𝙄𝘼 🥀 (HIATUSS)  by arutalagentala
20 parts Ongoing
"𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘬𝘪𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘣𝘢𝘩𝘸𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳-𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯𝘬𝘢𝘯𝘬𝘶 𝘢𝘥𝘢,"~𝘤𝘩𝘦𝘭𝘭𝘴𝘢 𝘢𝘭𝘻𝘪𝘢𝘯𝘳𝘢 🥀 tidak semua luka meninggalkan bekas. tidak semua tangisan terdengar. dan tidak semua orang yang tersenyum benar-benar bahagia. chelsea alzianra tahu bagaimana caranya berpura-pura. bagaimana menata senyum yang meyakinkan, bagaimana menampilkan tawa yang tidak terasa hampa. tidak ada yang pernah bertanya apakah ia baik-baik saja-karena mereka semua sudah mengira jawabannya. tapi siapa yang peduli? siapa yang benar-benar ingin tahu? sepi bukan hanya ketika sendirian. sepi adalah ketika kamu dikelilingi banyak orang, tapi tetap merasa tak terlihat. ketika kamu bicara, tapi suara kamu tenggelam di antara kebisingan dunia. ketika kamu berharap seseorang akan melihat kamu lebih dalam, tapi yang mereka lihat hanyalah apa yang ingin mereka percayai. chelsea hanya ingin dicintai. tapi mungkin, beberapa orang memang ditakdirkan untuk hanya menjadi bayangan dalam hidup orang lain-hadir, tapi tidak pernah benar-benar ada. --- WARNING ⚠️⚠️⚠️ HASIL PEMIKIRAN SENDIRI TERDAPAT BANYAK MISTERI. DIHARAPKAN KALIAN MEMBERIKAN DUKUNGAN SEPERTI VOTE+KOMEN FOLLOW SEBELUM MEMBACA. BILA ADA KESAMAAN MOHON DIMAAFKAN, KARNA MANUSIA BISA SAJA MEMBUAT KESALAHAN 👾
You may also like
Slide 1 of 9
Eccedentesiast cover
ELISA & ELVANO [SUDAH TERBIT] cover
IF YOU [Cho Kyuhyun]✔️ cover
Diandra & Satria [END] cover
𝙃𝙔𝙋𝙊𝙋𝙃𝙍𝙀𝙉𝙄𝘼 🥀 (HIATUSS)  cover
The CHOICE cover
ALEYA~~ cover
LOVE DON'T HURT ANYMORE! - (TAMAT) cover
I Know What You Think cover

Eccedentesiast

5 parts Complete

Namanya, Mentari Khalila Hasan. Lebih akrab disapa, Riri. Senyumnya, secerah mentari dipagi hari. Namun, siapa sangka dibalik sebuah senyum cerahnya, tersimpan banyak kepalsuan. Seolah senyum yang ia tampilkan didepan semua orang hanyalah topeng, atau kamuflase untuknya bertahan hidup didunia yang keras ini. Mungkin Mentari adalah salah satu contoh dari berbagai macam orang didunia ini, yang bersembunyi dibalik topeng "smile" nya agar tidak terlihat menyedihkan. Terkadang orang yang paling banyak tertawa dan selalu mengumbar senyuman adalah mereka yang pintar menyembunyikan lukanya. Begitulah realitanya, banyak orang tersenyum tapi hatinya menangis. Bahkan ada orang yang baik didepan, tapi nyatanya menusuk diam-diam. Ada juga yang seolah membenci, padahal nyatanya menyukai. Pada dasarnya, apa yang kita lihat dan dengar itu belum tentu apa yang sebenarnya terjadi. Isi hati seseorang tidak ada yang tahu, selain dirinya sendiri dan Tuhan-nya. "Aku seperti siang yang tak pernah melihat malam. Seperti bulan yang selalu kesepian, dan seperti mentari yang selalu bersinar. Meskipun tiada yang tahu bahwa sinarku adalah palsu." - Mentari Khalila. 🌻🌻🌻 "Kemarin malam kamu jalan sama siapa ?" Gadis itu menatap lelaki didepannya penuh tanya. "Siapa yang bilang ?" Ucap lelaki itu lalu tersenyum miring. "Ada, kamu gak perlu tahu." Ujar gadis itu lalu menatap lurus kedepan. "Itu cuma sepupu, bukan siapa-siapa." Ucap lelaki itu. Gadis itu membisu ditempatnya. Lelaki itu menatap gadis yang tengah duduk disampingnya, "kamu kenapa?" Dengan segera gadis itu menggeleng, "aku gapapa." Ucapnya lalu tersenyum. "Kamu marah ?" Ucapnya sambil menatap gadis itu. Lagi-lagi gadis itu menggeleng lalu tersenyum, "aku percaya sama kamu." Lelaki itu pun balas tersenyum. 🌻🌻🌻 @TeenlitIndonesia FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA! JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK, VOTE AND COMENT ?