Go And Leave

Go And Leave

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 14, 2017
kapan aku bisa bahagia seperti mereka? kapan aku bisa bersenang senang seperti mereka? kapan aku bisa tertawa lepas tanpa beban seperti mereka? sepertinya itu MUSTAHIL. hidupku dipenuhi dengan masalah,terkadang dari masalah kecil akan berubah menjadi sangat besar.Aku bingung dengan kehidupan ini,takdir terlalu kejam,takdir yang mempermainkanku .Ingin sekali aku pergi dari dunia ,pergi dari semua masalah,Aku hanya ingin hidup tenang dan mendapatkan kebahagiaan. Zeraya Bellvania Leony.Perempuan cantik dengan sejuta rahasia yang membuat semua orang penasaran ,termasuk pria tampan yang Terkenal dengan kenakalannya.Semua orang tidak ada yang mengerti dirinya,semuanya egois......... Bagaimana kelanjutannya??? Baca yaa/:))
All Rights Reserved
#520
coldgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • LIFE LINE | Of Blood, Love, and Loyalty
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Aerilyn
  • Because I'm Stupid (End)
  • LEITHLEACH
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]

Seri kedua Arga ; pusaran sesal Tentang cinta yang salah menyapa, rindu pada yang telah pergi juga dendam yang tak seharusnya tumbuh. Setelah kematian Aksa. Arga menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa sakit akibat kehilangan dengan bekerja. Hingga pada satu titik dia kehilangan tujuan hidup kecuali membayar tagihan. Tak disangka dia bertemu lagi dengan ayahnya dan ingin membuktikan rumor yang pernah terjadi pada adiknya. "Ayah apa yang lebih memilih mengurusi anak wanita lain daripada darah daging sendiri? Kamu tak ubahnya lelaki egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Aku tak yakin kamu pantas disebut sebagai orang tua." "Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut anak lelakiku yang terpelajar." Teringat dengan pesan adiknya untuk segera menikah, seorang wanita yang pernah bertemu saat di rumah sakit menyapanya. "Bukankah di dunia ini tak ada yang sempurna, begitu pula cinta." Kia menoleh ke Arga yang menatap dengan sorot sendu. Walau sudah mengenal hampir beberapa bulan, lelaki di sampingnya adalah sosok diyakini tengah menutupi luka. Dia bisa melihatnya, lewat bola mata, gurauan atau perkataan langsung seperti sekarang. "Cinta itu memang tak sempurna, oleh itu mereka merayakan ketidaksempurnaan sebagai wujud kebahagiaan dalam pernikahan. Karena sejatinya cinta itu saling melengkapi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines