Sang Perajut Senyum

Sang Perajut Senyum

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 27, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang senja, sebagian orang beranggapan ia hanyalah secercah warna kemerahan pada langit sore, mereka hanya tak tau, jika tanpa adanya senja, sore hanyalah cahaya pudar keabu-abuan pada langit yang mulai tertutup oleh gelapnya malam Sama seperti mu, kau terlalu indah jika hanya digambarkan sebagai sajak-sajak puisi, kau terlalu berwarna dan pekat jika hanya digambarkan sebagai pelangi, dan kau pun lebih jika hanya digambarkan seperti padang savana dihamparan pegunungan, lebih berharga jika hanya dibandingkan dengan berlian, kau seperti senja, yang selalu berhasil membuatku duduk diam menunggu kedatanganmu agar sore menjadi berwarna dengan warna sederhanamu. aku adalah salah satu pengagumu rahasiamu.
Public Domain
#180
quote
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amor Almira
  • Secangkir Teh
  • TAK SEINDAH JINGGA
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • Seumpama Senja "Jangan Menyimpan Rasa Jika Tak Kuasa Menahan Rindunya"
  • If we can together
  • Langit.
  • GREENSTA [END]
  • BALADA KEHIDUPAN

Dalam hidup, kita bertemu dengan banyak orang. Tapi hanya sedikit yang mampu mengguncang dunia kita, mengubah arah hidup, dan meninggalkan jejak di hati. Ini adalah kisah tentang dua dunia yang bertabrakan-tentang gadis baik yang jatuh cinta pada laki-laki yang katanya nggak pantas dicintai. Almira Anjani Wirasti, gadis ceria dengan hati selembut senja, tak pernah menyangka bahwa pertemuan singkat di bawah pohon rindang akan mengubah hidupnya. Ia hanya ingin menolong. Tapi dari sentuhan pertamanya, ia malah menemukan luka yang lebih dalam dari sekadar goresan di kulit-luka yang tersembunyi di balik dinginnya tatapan seorang Amor Antariksa Setiawan. Amor bukan tipe pria yang mudah didekati. Kasar, tertutup, dan penuh misteri. Tapi siapa sangka, di balik sikap cueknya, ada hati yang lelah... dan mungkin, hanya butuh seseorang yang cukup nekat untuk mengetuk pintunya. > "Lo nggak takut deketin orang kayak gue?" tanya Amor suatu sore, suaranya serak, tatapannya kosong menatap langit. Almira menghela napas pelan, menatap lukanya, lalu menjawab tenang, "Yang gue takutin bukan lo... tapi kehilangan kesempatan buat bikin lo bahagia." Amor terdiam. Tak ada yang pernah bilang hal seperti itu padanya. > "Gue bukan orang baik," gumamnya. "Gue cuma... rusak." "Nggak ada orang yang terlalu rusak buat dicintai," bisik Almira, menatap matanya yang penuh luka. "Lo cuma belum pernah dikasih alasan buat percaya." Dan sejak hari itu, perlahan-tanpa mereka sadari-dunia yang kelabu mulai berubah warna. Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang keberanian mencintai seseorang yang hancur. Tentang bagaimana cinta bisa mengubah arah hidup, menyembuhkan luka lama, dan menciptakan harapan baru. Karena kadang... yang kita butuhkan bukan orang sempurna. Tapi seseorang yang bersedia tetap tinggal, bahkan ketika kita merasa tidak pantas dicintai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines