Bibir Manis Berbuah Sepat

Bibir Manis Berbuah Sepat

  • WpView
    Membaca 1,532
  • WpVote
    Vote 247
  • WpPart
    Bab 40
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Mar 19, 2019
Itu karena kau indah Berkilau, bak kaca yang mudah pecah Namun, hatimu tak seharusnya serakah, Merenggut orang-orang tak bersalah Lantas mengirimnya jatuh, Menelan rindu bulat-bulat Tanpa tahu apakah ini akan berakhir dengan bersahabat -AQY #kata-katayang(kudengar)merekadengar
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
pilihanmu
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ketabahan Hati Aisyah [Revisi]
  • Pernah Patah
  • KUMPULAN PUISI
  • Dari Hati [Quotes]
  • Rangkaian Kata 2 (Completed)
  • Still The Same
  • JUst foR YoU ❤️
  • Perihku Ditinggalkan
  • Ich Liebe Mama! ✓ [END]
  • About Secret Admirer #Wattys2017

Kehidupan rumah tangga memanglah tidak mudah untuk dijalani. Tetapi memiliki seorang suami yang tidak meminta kesempurnaan istri, dan hanya mengharap rida Ilahi, tentu sudah pasti patut disyukuri. Barangkali demikian yang Aisyah rasakan. Di tengah ketidaksempurnaannya, sang suami berjanji atas nama Allah akan terus membersamainya sampai surga. Namun, bukankah kebahagiaan tak selamanya menghampiri kita? Mungkin demikian juga yang Aisyah rasakan. Hari, minggu, bulan, bahkan tahun yang terus bergulir membuat pertahanan Aisyah goyah. Ketika dia datang menjadi penengah di antara mereka tanpa pernah diduga, Aisyah kehilangan arah, semua langkah terasa salah, dan luka pun tidak lagi berdarah. Lalu, sebuah pertanyaan tercipta untuk nasibnya yang cukup malang. Wahai Aisyah, sang Humaira bagi suamimu, bagaimanakah keadaan hatimu? Tabahkan ia menghadapi dunia yang begitu menyiksa?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan