Serpihan Hati

Serpihan Hati

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 17, 2017
Mencintai orang yang tak mencintai kita itu memang menyakitkan. Tetapi, lebih menyakitkan lagi. Jika dia yang kita cinta adalah orang yang selalu ada untuk kita, yang selalu menemani kita. Dilema. Itulah yang kini dirasakan gadis kurus, berambut sebahu itu dengan tubuhnya yang tinggi semampai. Hatinya benar - benar dilema. Haruskah ia mengutarakan isi hatinya ini? Ataukah melupakannya. Jika ia mengungkapkannya, mungkinkah dia akan mendapat cinta itu dan merasa senang? Tentu tidak, dia malah akan semakin terpuruk. Tetapi, jika ia terus memendamnya. Sakit ini akan terus menggerogoti hatinya dan secara perlahan akan membunuhnya. Arghhhh.... Ini sangat membingungkan. Sungguh. Dan kenapa aku mencintai dia? Kenapa bukan yang lain saja. Yang mudah untuk didapatkan atau pun dilupakan.Batinnya Tetapi cinta tidak begitu. Hati berbicara Kenapa tidak bisa?. Logika sekarang yang angkat bicara Arghhhh.... Dilemparnya bantal berbentuk doraemon itu, yang merupakan bantal kesayangnnya. Aku benci ini semua. Teriaknya dalam hati. Apakah cinta ini akan terbalaskan ataukah terpaksa harus dilupakan?.
All Rights Reserved
#142
masakini
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is LOVE
  • HaluNatasha
  • ADEUS
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Love & Patience √
  • -Silent Love- TS(2) SUDAH TERBIT
  • Semu [Completed]
  • kita dan waktu. [End]
  • Mencintai Dalam Diam
Is LOVE

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE

More details
WpActionLinkContent Guidelines