Serpihan Hati

Serpihan Hati

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 17, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Mencintai orang yang tak mencintai kita itu memang menyakitkan. Tetapi, lebih menyakitkan lagi. Jika dia yang kita cinta adalah orang yang selalu ada untuk kita, yang selalu menemani kita. Dilema. Itulah yang kini dirasakan gadis kurus, berambut sebahu itu dengan tubuhnya yang tinggi semampai. Hatinya benar - benar dilema. Haruskah ia mengutarakan isi hatinya ini? Ataukah melupakannya. Jika ia mengungkapkannya, mungkinkah dia akan mendapat cinta itu dan merasa senang? Tentu tidak, dia malah akan semakin terpuruk. Tetapi, jika ia terus memendamnya. Sakit ini akan terus menggerogoti hatinya dan secara perlahan akan membunuhnya. Arghhhh.... Ini sangat membingungkan. Sungguh. Dan kenapa aku mencintai dia? Kenapa bukan yang lain saja. Yang mudah untuk didapatkan atau pun dilupakan.Batinnya Tetapi cinta tidak begitu. Hati berbicara Kenapa tidak bisa?. Logika sekarang yang angkat bicara Arghhhh.... Dilemparnya bantal berbentuk doraemon itu, yang merupakan bantal kesayangnnya. Aku benci ini semua. Teriaknya dalam hati. Apakah cinta ini akan terbalaskan ataukah terpaksa harus dilupakan?.
All Rights Reserved
#285
masakini
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADEUS
  • Mencintai Dalam Diam
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Laksana [END]
  • Is LOVE
  • HaluNatasha
  • I Want You To Heal This Rift💔 (BELUM REVISI)
  • Semu [Completed]
  • Cuaca
ADEUS

"Apa yang lo suka dari dia? " "Gue nggak inget warna matanya, nggak inget bentuk rambutnya, nggak inget senyumanya.Tapi Ini bukan seberapa gue hafal tiap bentuk fisiknya,tapi ini lebih ke apa yang gue rasain saat ada didekatnya ". "Yaitu nyaman.. " -Bara Athala- Cinta yang menantang takdir,saat tak ada kata restu dari semesta,bahkan langit pun tak bisa menyatukannya dan membuat jarak seperti bulan dan matahari,, saat itu juga semesta menciptakanya,yang tidak bisa ditentang siapapun.. {ADEUS }....

More details
WpActionLinkContent Guidelines