Kacamata Humor

Kacamata Humor

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 17, 2017
Hanya fiktif belaka yang menceritakan bagaimana kehidupan remaja pada umumnya. bercerita tentang bagaimana mereka memaknai arti kebahagiaan yang mengutamakan kebersamaan. Ya, mereka itu adalah Arif, Abdul, Ahmad, Nifah dan Alika. Tak perlu tanya mereka itu bersahabat atau tidak? karena pada kenyataannya mereka pun tak tahu mereka bersahabat atau hanya sekedar tahu dan mengenal, satu hal yang mereka tahu adalah bercanda. Dan hal yang selalu dilakukannya adalah mentertawakan satu dengan yang lain, tak pernah menganggap serius. karena serius sudah bubar. loh ko?abaikan. sebut saja membully? tidak, itu terlalu menyakitkan. karena kebersamaan tidak sebercanda itu. mungkin sedikit iya, tapi tidak sampai menyakiti. mereka sadar dan tahu betul mana yang pantas ditertawakan dan mana yang tidak. lalu bahagia itu seperti apa?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sour Seventeen
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • Tak Di Anggap Yah?
  • Jodoh Gak Akan Kemana || un1ty  [END]
  • Caramu mencintaiku.
  •  ANATHA
  • Bad Boys VS pembasmi playboy [Compeleted]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • arenka -on going-

Kalau kamu cari Main Lead cowok bad boy, geng motor dan posesif, disini bukan tempatnya :) Ini cerita tentang Jina yang jatuh cinta untuk pertama kalinya pada Juna, cowok nyebelin dan ambis parah di SMAN Lumina. Bisakah Jina mengambil hati cowok itu? -- Jina tidak pernah benar-benar merasakan hangatnya kasih sayang di rumah. Dia tumbuh menjadi gadis ceria yang pura-pura kuat, sampai akhirnya jatuh cinta untuk pertama kali dengan Juna - cowok tinggi, manis, tapi sibuk dengan dunianya sendiri. Demi bisa dekat, Jina rela pindah sekolah dan melakukan banyak hal untuknya. Di tengah kisah cinta sepihaknya, Jina bertemu orang-orang yang mengajari arti keluarga, persahabatan, dan keberanian buat jadi diri sendiri. Meski sering disakiti perasaannya, Jina tidak pernah menyerah. Karena baginya, masa remaja itu tentang belajar merasakan semuanya - Tapi apa Jina bisa terus bertahan dengan sikap cuek Juna? Dan mungkinkah cintanya yang selama ini dipendam, akhirnya bisa terbalaskan? "Cinta pertama itu susah dilupain, apalagi kalau dia masih di depan mata." Cover pict from pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines