Make Me Happier

Make Me Happier

  • WpView
    Reads 6,241
  • WpVote
    Votes 475
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 9, 2019
Orang bilang bahwa masa-masa berat penikahan ada di usia 0-5 tahun, tapi Anin menolak mentah-mentah pernyataan itu. "Bukannya pengantin baru identik dengan hal-hal yang berbau manis?" pikirnya. Tapi Anin harus puas menelan perkataannya sendiri. Di usia pernikahannya dengan Hamas yang baru berumur sebulan, Anin sudah dibuat menyesal bukan main karena telah menerima pinangan Hamas. Di sisi lain, sebenarnya Hamas lah orang yang membuat hidup Anin lebih berwarna. Anin dapat mengecap manis, pahit, dan asam dunia. Bersama Hamas lah Anin dapat mengelilingi dunia yang bahkan tidak pernah terlintas di kepala Anin. "I wish I would be happier with you."
All Rights Reserved
#87
jerman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LimMit! (Sudah Revisi)
  • Yang Pernah Patah
  • Saga Anin (Tamat)
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • Branches Growing on the Earth as One [completed]
  • Komposisi Cinta (END)
  • May I Love You?
  • Mas Angga✔️
  • Prema Sutram [Completed✔️]
  • ZARAIDEN [End]

#story12 Mitha Serena Sanjaya, perempuan berumur 24 tahun yang masih ingin menikmati kehidupan masa mudanya, terpaksa menikah dengan seorang laki-laki bernama Halim Naufal Aryandra. Mitha menolak keinginan orang tuanya, tapi penolakannya tidak berarti apa-apa karena dia tetap menikah dengan laki-laki yang jauh di atasnya. Di mata Mitha, Halim hanya om-om yang menyukai anak kecil karena Mitha merasa dirinya masih kecil, tidak cocok menjadi istri dari laki-laki berumur 30 tahun seperti Halim. Dari awal pernikahan, Mitha selalu bertingkah, dia sering keluar malam-malam untuk pergi ke kelab bersama sahabatnya, bahkan bersama pacarnya. Meskipun sudah menyandang status sebagai istri Halim, Mitha tetap meneruskan hubungannya bersama sang pacar, yaitu Zaki. Halim harus mengerahkan kesabarannya untuk menghadapi Mitha. Selepas kerja, dia harus mencari keberadaan istrinya di kelab, dan harus sabar saat melihat sang istri berjoget ria dengan laki-laki lain. Sampai suatu ketika, Halim merasa semua kesabarannya sudah mencapai batas yang tidak bisa di tolerir lagi. "Aku juga punya batas kesabaranku, Mitha. Kalau kamu melampaui batas kesabaranku, aku tidak akan segan-segan memarahimu." Halim memang laki-laki paling sabar yang pernah Mitha temui, tapi kesabaran Halim tidak seluas samudra. Laki-laki itu juga memiliki batas kesabaran, dia juga bisa marah. Menghadapi semua tingkah Mitha selama ini dia mampu, tapi ada satu hal yang tidak boleh dilewati oleh perempuan itu. Apakah kesabaran Halim di kuras habis oleh seorang Mitha yang kekanak-kanakan, manja, dan masih belum dewasa itu? Bagaimana kisah pernikahan Halim dan Mitha, dua orang yang memiliki sifat yang bertolak belakang itu? Tanggal penulisan: 4 agustus 2024 - 10 agustus 2024 SUDAH REVISI PENULISAN

More details
WpActionLinkContent Guidelines