We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Moonlovers

Moonlovers

  • WpView
    Reads 320
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 7, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Hamil?? Bukan hal yang special yang perlu kami bicarakan. Ya menurut kami itu cobaan yang harus kami jalani dan bukan alasan untuk membubarkan persahabatan kami. Dan ini mungkin cobaan yang akan memperkuat persahabatan kami. Sejujurnya kebohongan memang sulit.Kebohongan satu kali akan membuatnya berkali-kali. Tapi, disaat aku tidak memiliki pilihan lain aku bisa apa? Sungguh sejujurnya aku tak mau tapi nasi sudah menjadi bubur. Harapan tinggal harapan. Dan pengakuan sudah tidak berlaku lagi.
All Rights Reserved
#483
pregnant
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyimpan Rasa
  • Aku Takut Dicintai
  • Jika Nanti Aku Kembali
  • Ilusi
  • LEITHLEACH
  • Senja Jadi Sendu (END)
  • MsS 2 : Ini Aku [ COMPLETED ]
  • IMPOSSIBLE
  • My Heart
  • GALAKSI BIMASAKTI

Selama ini aku yang punya rasa lebih. Aku yang berharap kamu sadar tanpa harus kuberitahu secara langsung. Aku yang pengecut, bersembunyi dengan topeng persahabatan. Yang hanya diam karena sadar kamu menyukai temanku sendiri. Seperti itu hingga kini aku menyadari ada rasa-rasa lain di sekitar kita. Bukan hanya tentang aku, rasa-rasa itu juga melibatkan kamu, dia dan dirinya. Akibatnya, setiap dari kita menjadi berubah. Kamu berbeda, aku berbeda, mereka pun berbeda. Kadang aku berpikir untuk menjadi egois saja agar bisa memilikimu tapi sekarang aku harus bagaimana? Bagaimana aku mau egois ketika aku memiliki rasa lain? Teruntuk kamu yang membaca ini. Kuharap dapat mengerti jika berada di posisiku. Mengerti bagaimana tertekannya aku dengan semua hal ini. Saat kamu membaca ini, berarti kamu sudah menjadi pendengar keluh kesahku:) -A ©opy®ight 2018 by @Akuelalala

More details
WpActionLinkContent Guidelines