Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Imaginary

Imaginary

  • WpView
    Reads 261
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 16, 2017
Siapakah aku dihadapanmu? Kawan atau lawan? Akankah kau tetap berdiri disitu sementara aku terpuruk atas semuanya? Mengapa aku mencintaimu, yang bukan manusia? Mengapa aku menjadi manusia? Mengapa dipertemukan kalau seharusnya tak boleh bertemu? Mengapa dipersatukan lalu dipisahkan? Mengapa aku harus melupakan kamu, yang terlanjur kucinta? Kalau ini takdir, mengapa takdir begitu kejam? Kalau memang hukum alam, aku bisa apa? Imajinasiku tak cukup kuat untuk melawan kenyataan, bahwa kita tidak hidup di alam yang sama. -------------------------------------------------------- Hidupku, berada dibawah alam imajinasi yang tanpa kendali, disatukan dalam kenyataan, yang terpisah karena alam. ---------------------------------------------------------- Kenisha: "Kalau aku rindu kamu, aku akan lihat ke langit. Entah siang atau malam, pasti ada satu bintang, dan itu kamu" Riyo: "Kalau aku rindu kamu, aku tenang aja. Karena dimanapun aku berada, bagiku langit gak akan pernah hilang"
All Rights Reserved
#246
imajinasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JINGGA (Saat Kenangan Perlahan Memudar)©
  • Quant (On Going)
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Infinity
  • Eliinaa
  • Destiny
  • Cool Beauty
  • No Longer Mate
  • NECKLACE OF DESTINY
  • Kelas A [End]

JINGGA (Saat Kenangan Perlahan Memudar) © 2020 - Ary Black ISBN : 978-623-94403-9-8 Ketika sebuah rasa harus berbatas keadaan, maka dia akan diam, tak mampu bergerak di atas ketidakpastian, lemah di tengah ketidakberdayaan, meskipun segalanya dilakukan demi satu tujuan. Bahkan nyanyian rindu hanya mampu sebagai penenang, bagi jiwa yang tak kuasa menentang hidup dan mati. Akal akan selalu mencari cara untuk bertahan hidup berdasarkan logika. Tapi siapa yang mampu mengendalikan hati? Saat emosi bergejolak, mendidih, meledak, memuntahkan apapun yang ada dalam rasa, yang tanpa disadari mampu melenyapkan akal sehat dan seluruh koloninya. Bahagia, hanya itu yang dimengerti saat "Kau" dan "Aku" melebur menjadi "Kita". Dan rapuh, menjadi satu-satunya hal yang terasa, ketika dua hati dipisahkan, hingga memaksa segala kenangan untuk memudar perlahan dari pikiran. Maka cinta, adalah kepingan penyempurna hidup. Dan mati, tetap menjadi nasehat yang diam. JINGGA (Saat Kenangan Perlahan Memudar) © 2020 - Ary Black ISBN : 978-623-94403-9-8

More details
WpActionLinkContent Guidelines