MY LADY [NEW VERSION]

MY LADY [NEW VERSION]

  • WpView
    Reads 48,539
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 19, 2025
Sebuah tatapan di kafe. Sebuah wawancara yang seharusnya profesional. Diana tidak pernah menyangka hidupnya akan bersinggungan dengan Arkan Mahendra Dirgantara-pria berkuasa yang terbiasa memiliki segalanya, termasuk kendali atas perasaannya sendiri. Bagi dunia, Diana hanyalah reporter biasa. Terlalu sederhana. Terlalu jauh dari standar perempuan yang pantas berdiri di sisi Arkan. Namun bagi Arkan, Diana adalah satu-satunya hal yang tidak bisa ia kendalikan. Ketika perhatian berubah menjadi obsesi, dan ketertarikan mulai terasa seperti klaim, Diana dihadapkan pada pilihan yang tidak pernah ia minta: bertahan dalam cinta yang membakar, atau pergi sebelum dirinya benar-benar hilang. Karena tidak semua pria berbahaya datang dengan amarah. Sebagian datang dengan tatapan tenang... dan janji yang terdengar seperti perlindungan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A For Z : Young Married
  • DOSEN BUCIN - (TAMAT)
  • Three Little Words [TAMAT]
  • Stupid CEO [ KaoEarth ] End ✅
  • Love Letters [END]
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • REGARA(On going)
  • Toxic
  • Roommate With Benefits
  • Moonstruck

Cover by pinterest Per part nya singkat 500 - 600 an kata ------------------------ Ini kisah tentang Arqeela Zea , gadis berusia 18 tahun yang lebih suka kesunyiaan dan hal hal yang ia sembunyikan dengan apik. Hingga suatu hari ia harus berurusan dengan laki-laki bernama Arfah Setya Argantara, salah satu triplets Most Wanted di SMA. ********************************* "Lo masih harus dirawat Ze," Ujar Arfah lirih. "Gue ga kenapa-kenapa, dan sekarang gue mau balik ke sekolah," Dengan wajah pucat nya Zea menatap Arfah datar. "Setelah apa yang terjadi, lo masih mikirin sekolah? Lo gila?!" Arfah menaikan sedikit nada bicaranya. "LO YANG GILA! GUE GA HAMIL ARFAH! LO TERLALU LAWAK BILANG GUE KEGUGURAN!" Tubuh Zea merosot, runtuh sudah pertahanannya. Air mata nya mengalir begitu deras. "Maafin gue Ze, gue bener-bener minta maaf," Arfah memeluk tubuh Zea yang gemetar dengan tangis yang pecah penuh sesak, membuat keempat orang lainnya ikut meraskan luka nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines