Desiran Hati

Desiran Hati

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 22, 2018
Untuk pertama kalinya aku merasakan perasaan berbeda ketika memandangnya. Untuk pertama kalinya aku merasakan kesakitan karena dirinya. Tuhan, aku rela melepaskan cinta pertamaku. -Prinastika Vael Hadiwijaya Stupid! Bastard! kata itulah yang pantas untuk diriku. Ketika aku mengetahui ada seorang gadis yang mencintaiku dengan tulus. Aku, dengan tanpa berperasaan menolaknya dan terus menyakitinya. Satu kata untuknya saat ini, "Maaf, telah menyakitimu" dan tak tersampaikan. -Muhammad Fanzila Shahab -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR LOVE
  • HALION [ALION FIRST LOVE]
  • Putralisha~
  • Forever And Always
  • I love you, EL
  • Irreplaceable 2 (END)
  • MARSHA (END)
  • Terima kasih Ravindra
DEAR LOVE

Pengalaman dalam kisah percintaan ada untuk dijadikan pelajaran agar kita bisa lebih berhati-hati dalam mengenal suatu hubungan. Acha, gadis yang akhir-akhir ini menjadi bahan pembicaraan di sekolahnya karena baru-baru saja ditembak dengan pria tampan di sekolahnya namun hubungan tersebut berakhir menjadi sebuah candaan. Sejak itu, dia menyimpulkan bahwa kisah first love nya justru berakhir gagal, dan istilah 'Love for the first love' tidak berlaku baginya. Kini, dia kembali dihadapkan oleh lelaki yang cukup asing baginya. Lantas dia berpikir, 'apakah dia datang sebagai penyembuh atau penambah luka?' Atau istilah 'Love for the first love' akan berpihak padanya setelah melewati lika liku dalam hubungan asmaranya? "Terima yang sudah terjadi, ikhlaskan apa yang tidak diubah, dan betulkan apa yang masih bisa diperbaiki." -Laudya Syafrillah Azzahra "Aku belajar bahwa hidup ini menyenangkan kalau kita melihat dari sudut pandang yang tepat." -Adriel Al-Ghiffari "Beberapa hal dalam hidup memang butuh diperjuangkan sendiri." -Rayyan Pratama

More details
WpActionLinkContent Guidelines