PEMBAJAK HATI TARI

PEMBAJAK HATI TARI

  • WpView
    Reads 7,480
  • WpVote
    Votes 943
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 13, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo tau siapa cewek Yang gue suka?" Bodoh. Mana ku tahu pikir Tari. "Enggak" "Siapa?" "Usi" Tari seketika menolehkan wajahnya ke samping cepat. Dia merasakan sekarang air matanya mengalir di pipinya. Jangan sampai Yogi melihatnya. "Bantu gue nyari kado, ya? Dia bakalan ulang tahun sabtu depan." Tari hanya menganggukkan kepalanya saja. Dia menangis dalam diam. Waktu boleh saja berlalu Zaman boleh saja berganti Namun tidak dengan cintaku Juga tidak dengan perasaan ku 😿 - - - - - - - - - - PEMBAJAK HATI TARI""
All Rights Reserved
#2
yogi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyimpan Rasa (END)
  • Antara Rapat dan Irama
  • JOKES LIFE WITH TRUE LOVE [TERBIT | OPEN PO]
  • Rifaldino (PREQUEL IPA & IPS) [TAMAT]
  • SPRING DAY
  • TOKI NO YAKUSOKU (JANJI WAKTU)
  • VanTari (On Going)
  • BAD FATE (End✔)

"Aku baru sadar bahwa perasaanku sama Raisa lebih dari sekedar teman, tetapi apa Raisa juga merasakan hal yang sama?" Ujarku dalam benakku Saat itu aku mengajak Raisa ke taman kota dan kemudian aku mengajaknya bermain di sebuah ayunan, aku sangat bahagia saat melihat dia bahagia ketika dia besamaku. Namun seketika itu semua menjadi runtuh saat kedatangan seorang lelaki, dibalik kejauhan dia memperhatikan kami berdua dan kemudian tiba-tiba di memegang tangan Raisa dan mengajaknya pergi. "Sa" ungkapnya sembari memegang tangan Raisa "Kak Yudha, kok ada disini?" Tanya Raisa dan kemudian dia merampas tangan Raisa dari genggaman ku Aku kira cerita cinta masa SMA aku akan berlalu begitu saja, meski meninggalkan kenangan yang sedikit menyakitkan namun pula menyisakan banyak sisa-sisa kebahagiaan yang apabila aku terkenang maka akan membuat aku rindu akan masa-masa itu. Bukan hanya dengan cerita kala itu, namun juga orang-orang dalam kisah hidupku. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines