Indonesia in 3024

Indonesia in 3024

  • WpView
    Reads 177
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 16, 2017
Indonesia. Negara kepulauan yang menyimpan banyak keindahan yang membentang dari Sabang sampai Merauke, itulah yang selalu nenek ceritakan kepadaku. Namun, hal seperti itu tidak bisa aku dapatkan kembali setelah perang saudara yang terjadi diseluruh provinsi. Kehidupan yang konon katanya makmur dan sejahtera sekarang telah tiada semenjak provokator dari semua permasalahan ini, kami menyebutnya 'Crueler', para kaum anarkis yang sengaja merusak bangsa negara ini. Para Crueler, bukan hanya merusak hubungan dalam negeri Indonesia, namun juga ia menghasut negara luar yang sering bertransaksi dengan Indonesia dan negara hebat lainnya yang membuat Indonesia semakin terpuruk. Terlebih, disaat koloni Amerika dan Jepang sedang berencana mengebom Indonesia. Dimas, seorang pemuda yang sangat mencintai tanah airnya, bertekad untuk mengembalikan Indonesia menjadi sedia kala. Ia membuat suatu perkumpulan pemuda yang mereka namai dengan 'Resquer' dengan sebuah semboyan yang selalu mereka ikrarkan : 1.Kami putra dan putri Indonesia,mengaku bertumpah darah satu,tanah air Indonesia. 2.Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa satu bangsa Indonesia. 3.Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan , bahasa Indonesia. Akankah mereka berhasil menyelamatkan Indonesia ? Mampukah mereka memperbaiki hubungan internasional Indonesia ? Akankah mereka mengalahkan para 'Crueler' ?
All Rights Reserved
#149
merdeka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐀𝐤𝐮 (Bukan) 𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐍𝐲𝐚𝐢  [END]
  • Spiegel Kagami
  • CERITA SOEKARNO
  • My Duchess / End
  • AYAH NATO? [END]
  • Nona Inlander [End]
  • Thirteen Grooms And The 'Secret' Bride [CH]
  • INFIK Mira Journey
  • rahasia Indonesia?!

Kebencianku terhadap bangsa Belanda telah mengakar sejak jiwa ini lahir di atas tanah jajahan, sebagai kaum golongan terbawah berstatus budak di negeri sendiri. Kemiskinan adalah hal lumrah. Kelaparan merajalela saban hari. Tubuh-tubuh kurus lelaki pribumi berbajukan kain goni berkebalikan dengan Tuan-Tuan Eropa murni. Bukan tanpa alasan pendatang kulit putih itu di benci masyarakat, mereka memonopoli kekayaan tanah Nusantara, membawanya ke Eropa untuk membangun kejayaan negeri Belanda. Adapun, para Londo itu memperlakukan kami dengan sangat buruk. Hingga hari itu merubah segalanya... Bagai menjilat ludah sendiri, aku terjerat dalam pesona seorang perwira Belanda. [ 𝐇𝐢𝐜𝐭𝐨𝐫𝐢𝐜𝐚𝐥 - 𝐅𝐢𝐜𝐭𝐢𝐨𝐧 ] -Cerita sudah terbit dan MASIH LENGKAP. versi cetak lebih panjang

More details
WpActionLinkContent Guidelines