We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Penyesalan

Penyesalan

  • WpView
    Reads 35,587
  • WpVote
    Votes 682
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 20, 2018
WpInfo
Non-Fiction
"Kamu masih ingat ga ini tempat jadian kita"'ucap wanita terisak "Iya aku masih ingat ":jawab cowo "Sekarang Aku mau putus, waktu itu kamu pernah bilang aku harus berubah demi kamu. Tapi disaat aku udah berusaha berubah demi kamu, kamu malah pergi ninggalin aku ":ucap wanita nangiss "Bahkan kamu jadian sama sahabat aku...apa kamu gak pernah menghargai perjuangan aku demi kamu? Dan Apa aku gak segitu pentingnya buat hidup kamu?....":lanjut wanita tersebut "Hey.. Aku gak suka buat kamu nangis ..aku gak suka liat kamu nangis"'ucap cowo "Tapi apa?kamu malah bikin aku nangis dengan semua perbuatan kamu dan juga ucapan kamu ":ucap wanita tersebut Wanita tersebut pun lari lalu menuju mobilnya yg berada diparkiran sekolah
All Rights Reserved
#19
ilham
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • ALLAND
  • Anak Kecil Ngomongin Cinta?
  • MAUREN (On Going)
  • the other side
  • ALRIN
  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines