Armageddon Skies

Armageddon Skies

  • WpView
    Reads 284
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 18, 2017
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Ketika manusia telah mencapai masa kejayaan teknologi , secara sepihak mereka menggunakannya untuk berperang dan menguasai dunia bahkan alam semesta . Bingar - bingar kecanggihan teknologi , menutup mata mereka untuk peduli sesama lingkungan dan bumi telah mencapai ambang batas kemusnahan . Di sisi lain , seorang ilmuwan misterius berhasil membuat mesin waktu yang di beri nama " OverClock " berharap dengan mesin itu dunia bisa kembali seperti semula . Ia kemudian menyerahkan mesin itu ke anak perempuannya yang masih berumur 6 tahun untuk menjaganya sampai waktu yang ditentukan .
All Rights Reserved
#4
spaceship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SINGULARITY (Proyek Lorentz)
  • Rewinds ✓
  • Forgotten Memories : The Phase Zero
  • Oversystem
  • REX-Nya ALA [TERBIT]
  • Echoes of the Forgotten Time

Di sebuah laboratorium kecil yang nyaris terlupakan, seorang ilmuwan eksentrik bernama Alvan Lorentz berhasil menghentikan waktu-meski hanya untuk beberapa detik. Namun eksperimen itu bukan awal dari penemuan, melainkan permulaan dari kehancuran yang sudah menunggu di ambang dunia. Saat jam dinding yang mati sejak hilangnya sang adik, Nia, tiba-tiba berdetak mundur, Alvan terseret ke dalam pusaran anomali temporal yang mengaburkan batas antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Bersama Toma, sahabat yang setia meski sinis, dan Rena-seorang fisikawan brilian yang awalnya skeptis namun akhirnya terlibat semakin dalam-Alvan menemukan bahwa setiap lonjakan osilatornya membuka celah pada realitas itu sendiri. Namun waktu bukanlah alat yang bisa dikendalikan. Dalam bayang-bayang organisasi rahasia bernama Kronos, yang menyimpan masa lalu Alvan dan mengincar masa depan umat manusia, mereka hanya punya satu tujuan: menyelamatkan Nia-dan dunia-sebelum titik divergensi mencapai kritis. Saat pesan dari masa depan muncul, memberi peringatan: "Kalian hanya punya 144 jam.", satu hal menjadi jelas-waktu bukan sekutu mereka. Ia adalah medan perang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines