DROPLETS: Perempuan di Ujung Jalan

DROPLETS: Perempuan di Ujung Jalan

  • WpView
    Reads 935
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Fri, Mar 31, 2017
(Tamat) HR: #147 in HORROR Widi hampir mencapai ujung gang ketika Ia dikagetkan oleh petir yang menyambar. Widi menengadahkan kepalanya. Ia bisa melihat kilat menghiasi awan gelap di langit. Sesaat kemudian ia merasakan sesuatu jatuh di pipinya. Air. Gerimis sudah mulai turun. Widi pun mulai memacu langkah nya, berlari kecil agar lebih cepat sampai. Keluar dari gang itu, Widi berbelok ke kiri. Namun, hanya setelah tiga langkah kaki nya terhenti. Di titik itu, satu titik yang selalu menarik perhatian Widi setiap kali ia melewati tempat itu,di ujung jalan, di pinggir sungai dekat pohon yang tumbuh di depan jalan yang ada di seberang gang kecil, sepintas Widi melihat sepasang mata yang menatap langsung padanya. Tiba-tiba udara terasa semakin dingin. Telinga Widi tidak bisa menangkap suara apapun selain suara tetesan air dari langit yang jatuh ke tanah dan atap bangunan yang ada di sekitarnya. Walaupun ia belum membalikkan badan nya, Widi bisa merasakan tatapan mata tertuju pada punggung nya. Widi terdiam mematung di tempatnya. Ia bisa merasakan rambut-rambut kecil yang ada di tubuhnya berdiri. Bukan karena dingin, tapi karena sepasang mata yang menatapnya dari sudut kanan di belakang nya. Berbalik Widi. Berbalik Widi. Setelah memejamkan mata nya untuk mengumpulkan keberanian, Widi pun membalikkan badan nya. *** "Mba Tini dan Widi nggak pernah dengar cerita perempuan di ujung jalan?" *** Ini adalah cerita tentang seorang perempuan yang selalu menampakkan dirinya di ujung jalan di bulan Nopember.
All Rights Reserved
#223
mistery
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan (Completed)
  • Warisan Gandari
  • Aku Dan Dimensi Hujan
  • AKU INDIGO ???
  • Satintail
  • AIR MATA IBLIS : untold story of Kanaya
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • Teror Leak (Selesai✔)

#completed# #lengkap# #tamat# Seorang pria berdiri tepat disebrang jalan, tidak menggunakan payung. Saat itu hujan mengguyur deras membuat pakaiannya basah. Hari ini seperti suasana hatinya, dengan wajah sendu ia berdiri disana saat beberapa orang berlari untuk mencari tempat berteduh. Aku berdiri dengan payung yang kupegang. Ku eratkan pegangan ku pada gagang payung, lalu tanpa merasa apapun, aku berjalan kearahnya. Angin berhembus kuat membuat payung ku terhempas kebelakang, aku kehujanan dan meringis kedinginan. Ku lihat kesebrang jalan, pria itu tidak ada disana lagi. "Ini payung mu" Ucap seseorang dengan suara khas baritonnya, aku pun menoleh dan kudapati pria yang berdiri disebrang jalan sekarang didepanku dengan mengembalikan payung ku yang terhempas tadi. = = = = 2017 @Mategel

More details
WpActionLinkContent Guidelines