Forgive Me

Forgive Me

  • WpView
    Bacaan 935
  • WpVote
    Undian 79
  • WpPart
    Bahagian 15
WpMetadataReadMatangSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Isn, Ogo 28, 2017
Ara tak pernah sedikit pun menyangka jika takdir tuhan mempertemukannya dengan seorang lelaki yang dingin, tak tersentuh, dan sangat sulit untuk diajak berbicara. Entah dia dapat dorongan dari mana. Dia selalu mendekat pada lelaki itu walaupun lelaki itu terang-terangan memberikan wajah tak sukannya kepadanya, dan kata-kata pedas yang selalu diucapakn lelaki itu ketika berbicara kepadanya, walaupun begitu Ara hanya bisa tersenyum yang membuat lelaki itu kesal. Ara selalu tak mendengarkan kata-kata lelaki itu saat lelaki itu menyuruhnya pergi menjauh darinya, dan malah dirinya semakin mendekatkan diri pada lelaki itu. Hingga suatu saat terjadi sesuatu kepada Ara yang mengharuskan dirinya pergi dari kehidupan lelaki itu. "Adakah kesempatan kedua untuk kita? Aku sangat menyesali perbuatanku di masa lalu, jika saja aku dapat memutar waktu dengan tanganku sendiri aku akan melakukannya untukmu. Sungguh aku sangat menyesal, aku ingin memperbaiki semuanya walaupun itu sangat mustahil. Bisakah kau memaafkan lelaki brengsek sepertiku? Aku berjanji tidak akan menyakitimu lagi."
Hak Cipta Terpelihara
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Ketraka Mafy
  • Easy on Me
  • TAK BERSAMBUT
  • Love Cologne
  • Izinkan sekali saja
  • Falling for You - TERBIT
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • CEO Sombong || End (Remake)
  • Yuki

[Story Completed] Harusnya Tuhan menciptakan waktu berjalan dua arah supaya aku bisa kembali ke masa lalu untuk menghapus semua penyesalanku. Penyesalanku karena aku menyia-nyiakan perasaanmu yang begitu tulus padaku, menyia-nyiakanmu yang pernah menjadi milikku. Jika ada yang harus aku sesali, itu adalah ketika aku baru menyadari bahwa perasaan ini muncul setelah kepergianmu. Dan aku menyesal karena tidak bisa mengulang waktu untuk memperbaiki segalanya. - Yolanda Amelia, 17. ⚫⚫⚫⚫ "Kenapa kamu mau nerima aku?" Satu alis Yola terangkat. "Apa maksud lo nanya kayak gitu?" "Ya gapapa sih." "Aku tau dari dulu kamu dingin banget sama aku, Yol. Tapi sekarang? Kenapa kamu malah nerima aku? Kenapa?" "Nggak sedikit yang bilang kalau kamu menerima aku karena permainan truth or dare yang kamu mainin sama teman-teman sekelas kamu. Kamu kena dare buat nerima laki laki yang nembak kamu, siapapun itu. Itu nggak bener 'kan?" Arya tersenyum miris. ⚫⚫⚫⚫ Ketraka Mafy Copyrights © 2018

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi