Why?
  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Fri, Dec 1, 2017
Saat kita beradu mulut. Saat itu juga aku dapat mengagumi ketampananmu. Disela-sela amarah kita, ada saatnya aku tersenyum walau saat kau menghinaku. Mengejekku dengan umpatan-umpatan yang kau lafalkan. Oh tuhan, bisakah luluhkan hatinya ia sedikit? Grinanda, cewek jutek, pemarah, tapi pintar dan cantik. Disela-sela hari disekolahnya, tak pernah ia menangis sekalipun dihukum oleh guru. Namun, tak ada yang tau jika perempuan itu hanyalah bagai daun layu yang akan jatuh gugur ketika tertiup udara. Teman-temannya tak ada yang tau. Kenapa?
All Rights Reserved
#6
fino
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tuan Putri dan Pelindungnya [Tamat]
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Till I Meet You
  • Carefull Wrong
  • GREENSTA [END]
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Cowok Julid
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Satu Langkah Lebih Dekat [hiatus]
  • GARUDA [END]

~Terlalu senang saat menerima pemberianmu membuatku lupa membukanya~ [Judul semula: Kita Sama Bodohnya!] ♾🏃♾ Sebuah kisah ringan tentang seorang perempuan yang ragu untuk berubah menjadi lebih baik. Seperti remaja pada umumnya, keluarga, teman, dan cinta adalah permasalahan yang dihadapinya. Ditambah satu, konflik batinnya sendiri. Kisah pendek ini dibalut sedikit religi. Karena yang menulis belum mumpuni, kritik dan saran sangat dinanti. Semoga alur yang begini adanya tetap bisa dinikmati. Selamat membaca^^ Salam tanpa batas Infinityran

More details
WpActionLinkContent Guidelines