Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
KEPING

KEPING

  • WpView
    LECTURAS 50,504
  • WpVote
    Votos 39
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jun 30, 2019
WpInfo
Poesía
(Sebagian banyak telah di-unpublish) Hari ini; dua tahun yang lalu, aku terlahir. Ratusan pergantian musim mewaktu dan merayu di rahim tempurung kepalanya yang dibuahi do'a-do'a. Aku adalah perantara bagi ada dan tiada, samar dan benar, menjadi ruh tanpa tubuh yang paling naif di antaranya. Aku tak mau salah telak perihal kapan sepasang mata penuh pesona itu akan memandangku lekat-lekat; menamaiku sebagai sajak tanpa kalimat; atau menghujaniku dengan tangis penuh gelagat. Hari ini; dua tahun berlalu, aku tumbuh--sebagai bocah yang belum piawai melafalkan mantra-mantra. Aku dibesarkan dengan keterpaksaan, merangkaki ruang-ruang gelap tanpa batas. Aku semakin tak terurus, kakiku hampir putus, tapi kata-kata yang ia tulis tak kunjung hangus. Ya Tuhan tuanku, dari tangannya biarkan aku menjadi api dalam unggunan kata ini. Menjadi bunyi yang sembunyi-sembunyi meregas sunyi dalam kebisuan. Menjadi debar yang paling sabar di selasar jantungnya. Tuanku ya tuhanku, "Ajak aku bicara! Sekali saja," tak 'kan sampai kupekik walau lelah kau tulis beribu-ribu larik. Barangkali aku ini tercipta dari kesedihan yang tak berkesudahan?
Todos los derechos reservados
#65
balada
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔
  • Maina & Maxim
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • CERPEN (END)
  • SYAIR
  • NOESIS [END]
  • The Last Birthday With You
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Alenara; Living in a Fairy Tale

Highest rank #1 poetry (21/03/2025) #1 poem (12/04/2025) #1 nonfiction (23/05/2025) #1 quote (15/02/2025) #1 syair (15/02/2025) #1 words (08/02/2025) #1 puisiindonesia (02/02/2025) #1 sastraindonesia (21/02/2025) #1 berpuisi (05/05/2025) #1 perih (15/03/2025) #1 antologi (15/02/2025) #1 wattpadpoetry (02/02/2025) #1 pencintasastra (02/02/2025) #2 diksi (15/05/2025) #6 favorit (23/05/2025) #9 aksara (08/02/2025) #12 nonfiksi (19/06/2025) #13 puisi (18/08/2025) #22 rasa (12/04/2025) #60 indonesiamembaca (10/03/2025) Manusia dan searsip perasaan tidak pernah ada selesainya. Rasanya aku ingin meraung, lelah terdistraksi oleh rumitnya pemikiran orang lain. "Belajarlah tumbuh dari luka," katamu berusaha membunuh resahku. Dalam sesak diriku menjawab, "dan semoga luka itu juga mau menerima aku." Aku tau seberapa sulitnya menjadi manusia, atau seberapa banyak sakit yang harus kamu tahan hanya karena tidak punya tempat berkeluh-kesah. Untuk tubuh-tubuh yang remuk oleh luka, sajak-sajak ini lahir untuk membimbingmu merengkuh seluruh perasaan. *** Seri Satu dari antologi puisi FOUR ©2025

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido