
Cerita ini mengisahkan perjalanan seorang perempuan dengan persahabatannya. Seorang perempuan yang takut akan masa lalu yang pernah ia hadapi. Masa lalu yang sangat kelam baginya. Dan masa lalu yang sudah ia buang jauh jauh pergi dari hidupnya. Namun, dibalik rasa sakit yang ia hadapi, ia sangat berterima kasih tentang kenangan yang pernah ia alami, yang mengajarkan bahwa mencintai tak semudah yang dibayangkan. Mencintai bukan hanya sekedar mengungkapkan. Tapi lebih tepatnya harus bisa menjaga perasaan orang yang dicintai, bukannya malah pergi tanpa alasan. Takut ingin jatuh cinta. Ya, seperti itulah yang dirasakan Lavinta. Disaat ia mulai membuka lagi pintu hatinya, ada saja rintangan yang ia hadapi dalam perjalanannya. Rintangan yang tak bisa dipecahkan dengan logika. Antara cinta dan persahabatan. Dua hal yang sulit atau takkan dapat disatukan. Cerita ini kupersembahkan untuk seseorang yang mengajariku apa arti sebuah kebahagiaan, perjuangan, pengorbanan dan juga ketulusan. -yamAll Rights Reserved
1 part