Story cover for 7/9 by sevenicnst
7/9
  • WpView
    Leituras 1,009
  • WpVote
    Votos 76
  • WpPart
    Capítulos 10
  • WpView
    Leituras 1,009
  • WpVote
    Votos 76
  • WpPart
    Capítulos 10
Concluída, Primeira publicação em mar 17, 2017
Apakah salah jika 7 anak itu hanya memutuskan menginap semalam di sekolahnya? Apakah tidak lumrah mereka hanya meminjam satu malam saja hanya untuk tempatnya tertidur di lantai atas? Bahkan mereka pun tidak menggunakan ruang kelas malam itu. Tidak sama sekali. Hei, mereka hanya meminjam lantai dua yang kosong di depan tangga.
  
  Tapi, mereka lupa tentang sekolah mereka berdiri. Mereka luput dari historis sekolah mereka yang begitu melegenda. Ah, apalah arti satu malam bagi mereka yang ingin bersenang-senang atau sekadar memacu adrenalin. Mereka sudah terlanjur melakukan kesalahan itu.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar 7/9 à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#626ceritahoror
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Proyek 17: Korban yang Terpilih, de Lalilaclea
35 capítulos Concluída
Setiap tiga bulan sekali, tepat di tanggal 17, satu anak laki-laki hilang secara misterius dari sekolah terasing itu-sekolah tempat anak-anak miskin, buangan, dan anak-anak kaya berbaur, tapi tetap terpisah dalam dunia yang berbeda. Runi, gadis yang bertekad menemukan kakaknya yang hilang bertahun lalu, masuk ke sekolah penuh rahasia ini. Satu-satunya petunjuknya: sebuah kalung pemberian kakaknya, Rayhan, yang mulai bereaksi seiring mendekatnya tanggal-tanggal kelam. Saat mencoba membaur dan menembus dinding-dinding tak terlihat di antara dua dunia sekolah itu, Runi bertemu Kenzo dan Arka, dua anak yang berani mempertaruhkan segalanya demi mengungkap kejahatan di balik kemewahan palsu. Tapi rahasia sekolah ini lebih gelap dari yang bisa mereka bayangkan. Di balik hilangnya para siswa, tersembunyi konspirasi perdagangan organ manusia yang bersekutu dengan kekuatan iblis. Dan lebih mengejutkan, orang yang paling mereka percayai justru terlibat dalam rencana kelam itu... Saat tanggal 17 besar mendekat-dengan 17 anak laki-laki menjadi target proyek sadis-Runi dan teman-temannya harus bertarung melawan waktu, pengkhianatan, dan ketakutan mereka sendiri. Apakah kebenaran bisa menyelamatkan mereka? Ataukah sekolah ini akan terus menelan korban hingga tidak ada yang tersisa? Kalung yang bergetar, tanda merah di tubuh, dan sebuah janji yang tak boleh dilupakan. Ini bukan hanya tentang bertahan. Ini tentang melawan. ---
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
Bitter Memories√ cover
𝐎𝐀𝐒𝐈𝐒 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐈𝐒?  cover
Kelas Kematian: Satu Persatu Menghilang (TAMAT) cover
sekolah berdarah cover
Proyek 17: Korban yang Terpilih cover
A Team ( Sedang Di Revisi ) cover
jill and the school, siapa yang tidak nyata?  cover
Lonceng Akhir yang Tak Pernah Berbunyi [TERBIT] cover
Teror Di Kelas 8B cover

Bitter Memories√

27 capítulos Concluída

Kenangan pahit? Ya, pahit. Itu yang di alami oleh siswa siswi kelas 12 IPA 3, niat mereka hanya ingin mengenang masa-masa sekolah mereka, sebelum mereka benar benar harus berpisah mengingat ujian akhir sudah selesai. Tetapi malah membuat mereka mengalami hal-hal yang tak cukup indah untuk di ingat. "Ayo jalan-jalan ke sekolah" -Astrella "Sinting lo ya? malam-malam kaya gini ngajak ke sekolah, lagian mau ngapain coba?" -Jaina "Ayo mengarungi waktu, jaman-jaman kita masih kelas 10. Mengingat apa aja yang udah kita laluin bareng-bareng" -Astrella "Mana seru kalau cuma segini" -Fioni "Hari sabtu malam. Ajak semua anak kelas" -Viani "Yaa, kita nikmatin malam itu bareng-bareng sebelum kita benaran pisah" -Dwi "Oke deal!" Bermula dari keisengan, lalu berakhir tragis. Jangan bermain-main dengan hal yang tak dapat dilihat. 2907