Agenorer

Agenorer

  • WpView
    Reads 1,199
  • WpVote
    Votes 182
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 27, 2017
Rank 54--10 April2017 Dimana tepat ditahun 3013, terjadi penindasan yang kejam, terjadi pembedaan kasta yang buka - bukaan. Bahkan kanibalisme diperbolehkan sekarang. Dunia sangatlah kejam, terutama pada Negri Hytora. Akan tetapi, bagaimana jadinya, jika ada orang yang dapat mengembalikan dunia seperti semula? Yep, hanya orang-orang terpilih lah yang mampu mengubahnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ZODIAKUS
  • Diary Merah ✔
  • H E V T A ' R A N G E R
  • The Real Endgame: Beyond Virtual Earth
  • LAND OF THE DEAD [REVISI]
  • The Activis Become Shinobi (Naruto x Harem!Reader)
  • Guardians of Shan [3] : Niveous
  • 3141 : The Dark Momentum [Selesai]
  • Ujung Waktu
  • THE HIRAETH
ZODIAKUS

Kematian adalah sesuatu yang mutlak dan tak bisa diganggu gugat. Saat ajal menjemput, seseorang hanya akan menjadi bayang-bayang dalam ingatan mereka yang masih hidup. Di dunia yang dipenuhi keajaiban dan teknologi, tiga akademi besar berdiri sebagai pilar kekuatan: Abyssor, akademi sihir terlarang yang menyelami kegelapan terdalam. Arcanea, tempat ilmu sihir kuno yang diwariskan dari zaman ke zaman. Nevrion, akademi teknologi sihir yang menembus batas ilmu pengetahuan. Setiap tiga tahun sekali, mereka menggelar pertempuran bergengsi, ajang yang mengguncang dunia-di mana para murid bertarung demi kejayaan akademi mereka. Namun, sesuatu yang mustahil terjadi. Ivy Gemini, seseorang yang seharusnya telah mati, kini kembali berdiri di arena. Tatapan kosong, senyum yang menyimpan rahasia, dan kehadirannya yang membuat mereka yang mengenalnya dilanda ketakutan serta kebingungan. Bagaimana mungkin seseorang yang telah mati bisa kembali bertarung? Peringatan: Cerita ini adalah karya fiksi semata. Jika terdapat kesamaan dengan kejadian nyata, itu hanyalah kebetulan. Penulis, Giner, tidak bermaksud menyinggung pihak mana pun dan mohon maaf jika ada yang merasa tidak nyaman. Harap membaca dengan bijak, karena cerita ini mengandung unsur kekerasan, seperti perundungan (bully), pembantaian, serta penggunaan kata-kata kasar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines